![]() |
Setidaknya 30 warga Nagari (desa adat) Anduriang, Kecamatan 2x11 Kayu Tanam, Kabupaten Padang Pariaman Sumatera Barat harus diungsikan akibat banjir bandang yang menimpa daerah sekitar pukul 03.00 WIB.
Akibat banjir bandang tersebut sebanyak 10 rumah dan satu mushala menjadi korban. Dua rumah hancur lalu hanyut, delapan rumah dan satu musahal rusak berat.
"Kami sudah mendirikan posko dan dapur umum di sana," kata Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Padang Pariaman, Budi Mulya di Padang Pariaman, Selasa.
Selain mengevaluasi warga yang menghuni 10 rumah yang rusak dan dibawa arus terbit pihaknya juga mengevaluasi warga yang rumahnya juga berpotensi dibawa arus.
Selain rumah dan mushala, dua buah jembatan juga rusak sehingga warga diminta untuk berhati-hati ketika melintasinya.
"Informasi kerusakan jembatan itu diperoleh dari Dinas Pekerjaan Umum," ujarnya.
Hingga saat ini pihaknya masih memperhitungkan kerugian yang menimpa daerah itu baik dari kerugian karena rumah hancur maupun dari ternak yang hanyut maupun sawah direndam air.
Warga diimbau untuk menjauhi kawasan sungai karena berpotensi akan terjadi hujan kembali.


