Kentara - Jumlah kasus COVID-19 di dunia terus bertambah. Berdasarkan data terbaru dari Worldometers, Minggu (10/5) jumlah kasus tentang virus itu telah mencapai 4.101.775 kasus dengan angka kematian 280.443 jiwa di seluruh dunia.
Negara yang paling terdampak dengan kasus COVIS-19 yaitu Amerika Serikat dengan jumlah warganya yang positif terserang virus itu tercatat 1.347.309 dengan total kematian 80.037 jiwa.
Dengan tingginya jumlah kasus tersebut maka Tiongkok tidak lagi menjadi negara terdampak besar terhadap COVID-19, dan sekarang tidak lagi menujukkan pertambahan kasus virus corona yang signifikan. Malahan negara itu tidak lagi masuk ke dalam 10 besar negara terdampak COVID-19.
Di sisi lain, Meksiko menjadi negara yang penambahan kasus baru terbanyak. Tercatat ada 1.938 kasus baru per hari ini. Tentu angka tersebut membuat Meksiko memiliki 33.460 kasus COVID-19.
Berikut rangkum sejumlah negara yang masuk dalam daftar 10 besar negara dengan infeksi virus corona terbanyak di dunia.
Amerika Serikat: 1,347,309 kasus, 80,037 kematian dan 238,078 pasien sembuh.
Spanyol: 262,783 kasus, 26,478 kematian, 173,157 pasien sembuh.
Italia: 218,268 kasus, 30,395 kematian, 103,031 pasien sembuh.
Inggris:215,260 kasus, 31,587 kematian, total pasien sembuh belum di update Worldometers.
Rusia: 198,676 kasus, 1,827 kematian, 31,916 pasien sembuh.
Prancis: 176,658 kasus, 26,310 kematian, 56,038 pasien sembuh.
Jerman: 171,324 kasus, 7,549 kematian, 143,300 pasien sembuh.
Brasil: 156,061 kasus, 10,656 kematian, 61,685 pasien sembuh.
Turki: 137,115 kasus, 3,739 kematian, 89,480 pasien sembuh.
Iran: 106,220 kasus, 6,589 kematian dan 85,064 pasien sembuh.
