Indonesia memiliki banyak kuliner yang dapat menggugah selera si penikmatnya, salah satunya 'katupek gulai tunjang' atau ketupat gulai tunjang. Kuliner ini berasal dari Minangkabau yang dikenal jago dalam mengolah makanan dari kerbau dan sapi bahkan dikenal sampai ke luar negeri serta menjadi makanan terlezat di dunia yaitu rendang.
Meskipun kuliner itu berasal dari Minangkabau namun masakan itu tidak mudah untuk didapatkan karena proses memasaknya yang sulit dan lama. Tapi hal itu tidak untuk di Kota Pariaman dan Kabupaten Padang Pariaman atau warga setempat menyebutkan Piaman.
Adapun lokasi penjualannya di dua daerah itu yaitu di Pasar Kurai Taji di Pariaman dan Pasar Baru di Kabupaten Padang Pariaman. Kedua daerah itu menjadi pusat penjualan kuliner dan menjadi tujuan bagi wisatawan.
Kedua pusat penjualan katupek gulai tunjang tersebut memiliki karakter kuah tersendiri yang disesuaikan dengan selera pelanggannya. Untuk di Pasar Baru Padang Pariaman rata-rata kuah dari gulainya lebih kental daripada di Pariaman.
Lalu bagaimana dengan bumbu dan lama proses pembuatan kuliner tersebut? berikut kami mengulasnya dan bahanya dikutip dari Cookpad.
- 500 gr tunjang/kikil sapi
- 700 ml santan
- secukupnya Air
Bumbu yang dihaluskan :
- 7 butir bawang merah
- 5 buah bawang putih
- 10 buah cabe merah kriting
- 6 buah cabe rawit/sesuai selera
- 2 butir kemiri, sangrai
- 1 sendok teh ketumbar, sangrai
- 1/2 sendok teh merica butiran, sangrai
- 1 ruas kunyit, bakar
- 1 ruas jahe, bakar
Bumbu pelengkap :
- 2 ruas lengkuas
- 1 batang serai, memarkan
- 1 bh asam kandis
- 5 lembar daun jeruk
- 3 lembar daun salam
- dan garam secukupnya
Cara memasak:
- Potong tunjang sesuai selera dan rebus yang dalam prosesnya bisa mencapai berjam-jam atau setidaknya bisa membuang bulu yang melekat di kaki.
- Tumis bumbu halus dan bumbu pelengkap hingga harum, beri air tunggu hingga mendidih.
- Masukkan tunjang dan beri garam. Masak hingga empuk. Periksa rasanya secara berkala.
- Kemudian masukkan santan, masak dengan api kecil sambil sesekali diaduk agar santan tidak pecah hingga santan mengental, keluar minyak dan menyusut. Semakin lama proses memasak semakin enak.
Proses tersebut juga dapat digunakan untuk pembuatan kikil atau kulit pada kaki sapi atau kerbau yang rasanya juga tidak kalah dengan tunjang. Sedangkan untuk katupeknya silakan dicari dipasar terdekat.
Baca juga:
Katupek gulai tunjang di Pariaman dijualnya mulai dari Rp 20 ribu untuk tunjang sapi, lalu untuk katupek gulai tunjang kerbau dijual dengan harga Rp 26 ribu dan Rp 29 ribu per porsi.
Sedangkan gulai tunjang kerbau tanpa ketupat dijual dengan harga Rp 45 ribu dan Rp 60 ribu per porsi. Biasanya untuk gulai tunjang ukuran besar itu disantap oleh tiga sampai empat orang. Untuk katupek gulai 'kacuik' atau kikil sapi dan kerbau dijual dengan harga Rp 13 ribu per porsi.
