-->

Notification

×

Iklan

Iklan

Kajati dan Kakawil BPN Sumbar bahas rencana pembangunan pesantren di Tarok Padang Pariaman

Sabtu, 21 Februari 2026 | 6:15 PM WIB | 0 Views Last Updated 2026-04-14T11:15:30Z
Padang Pariaman (Pumpunan) - Bupati Padang Pariaman John Kenedy Azis menerima kunjungan kerja Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Sumatera Barat Muhibuddin dan Kepala Kantor Wilayah ATR/BPN Sumatera Barat Teddi Guspriadi guna membahas rencana relokasi sarana pendidikan di kawasan Tarok City, Sabtu (21/2).

Kunjungan yang berlangsung di Kenagarian Kapalo Hilalang, Kecamatan 2x11 Kayu Tanam tersebut, difokuskan pada peninjauan lahan potensial untuk pembangunan kembali Pondok Pesantren Yayasan Harakatul Qur’an. 

Fasilitas pendidikan keagamaan tersebut sebelumnya dilaporkan mengalami kerusakan parah akibat diterjang banjir di lokasi lamanya, kawasan Koto Tangah, Kota Padang.

Bupati John Kenedy Azis memberikan apresiasi tinggi terhadap komitmen pimpinan yayasan dan instansi vertikal terkait yang tetap memprioritaskan keberlangsungan pendidikan bagi para santri meski baru saja menghadapi musibah alam.

“Kami menyampaikan apresiasi atas semangat dan komitmen pimpinan Pondok Pesantren Harakatul Qur’an dalam membangun kembali sarana pendidikan bagi para santri. Pemerintah Kabupaten Padang Pariaman tentu mendukung upaya ini dan akan mempertimbangkan penyediaan lahan yang memungkinkan untuk pembangunan pesantren tersebut,” ujar John Kenedy Azis di Tarok City.

Bupati menjelaskan bahwa kawasan Tarok City memiliki keunggulan geografis dan luas lahan yang memadai untuk dikembangkan sebagai pusat pendidikan terpadu. 

Kawasan ini memang dirancang sebagai zona strategis untuk pengembangan fasilitas publik berskala besar di Sumatera Barat.

Hadir dalam peninjauan tersebut General Manager PLN Sumatera Barat, yang turut memberikan gambaran terkait kesiapan infrastruktur kelistrikan di kawasan strategis tersebut.

Sinergi antara pemerintah daerah, Kejaksaan Tinggi, dan ATR/BPN ini diharapkan dapat mempercepat proses pengadaan lahan yang sah secara hukum, sehingga pembangunan pesantren dapat segera dimulai guna menjamin hak pendidikan para santri.

Pengembangan Tarok City sebagai pusat pendidikan di masa depan diharapkan tidak hanya menjadi solusi bagi relokasi terdampak bencana, tetapi juga menjadi katalisator pertumbuhan ekonomi dan intelektual di Kabupaten Padang Pariaman.

×
Berita Terbaru Update