Padang Pariaman (Pumpunan) – Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Padang Pariaman, Ny. Hj. Nita Azis, menginisiasi gerakan kepedulian sosial melalui penggalangan donasi dari berbagai komunitas dan kolega guna membantu renovasi rumah tidak layak huni bagi keluarga kurang mampu serta korban bencana di daerah tersebut.
Langkah kolaboratif ini menyasar sejumlah warga yang rumahnya mengalami kerusakan parah, dengan mengandalkan sumber dana non-pemerintah yang dihimpun dari jejaring sosial dan komunitas peduli di tingkat nasional.
Salah satu capaian utama dari gerakan ini adalah penyelesaian renovasi rumah milik Ibu Beyok di Nagari Lareh Nan Panjang Barat, Kecamatan VII Koto. Rumah yang dihuni oleh tiga penyandang disabilitas tersebut sebelumnya dilaporkan rusak berat akibat tertimpa pohon saat cuaca ekstrem.
“Rumah ini kami bantu bedah dengan anggaran sebesar Rp73.475.000. Semoga bisa menjadi tempat tinggal yang lebih aman dan layak bagi Ibu Beyok dan kedua anaknya,” ujar Nita Azis saat meninjau lokasi tersebut.
Selain rumah Ibu Beyok, bantuan serupa juga diberikan kepada sejumlah warga lainnya di berbagai kecamatan di Kabupaten Padang Pariaman. Di antaranya rumah milik Elvia Rosbar di Nagari Padang Bintungan, Kecamatan Nan Sabaris, yang mendapatkan bantuan sebesar Rp25 juta dengan dukungan dari Emersia Group.
Kemudian rumah Agustina di Sungai Buluh Timur, Kecamatan Batang Anai, yang juga menerima bantuan sebesar Rp25 juta. Selanjutnya rumah milik Irma Nurnalis di Nagari Sungai Sirah Kuranji Hulu, Kecamatan Sungai Geringging, dengan bantuan sebesar Rp26.060.000.
Nita Azis menjelaskan bahwa seluruh bantuan tersebut bersumber dari kedermawanan individu dan organisasi, di antaranya Titik Soeharto, Lia Wibowo, Diah Uhlmann & Friends, Riana Lampung, Ferawati, serta berbagai lintas alumni seperti IKAXA dan Lintas Alumni UNPAR. Sejumlah komunitas sosial seperti Indo Jalito Peduli dan LCJM Movast Jakarta juga turut berkontribusi dalam aksi kemanusiaan ini.
“Semua bantuan ini berasal dari kebaikan hati para sahabat dan donatur. Kami sangat berterima kasih atas kepedulian mereka. Semoga apa yang diberikan menjadi amal kebaikan dan membawa manfaat besar bagi masyarakat,” tambahnya.
Hingga Sabtu (28/2), rumah Ibu Beyok dilaporkan telah rampung dan dapat ditempati kembali, sementara renovasi rumah Elvia Rosbar dan Agustina masih dalam tahap pengerjaan. Pada hari yang sama, Ketua TP PKK juga melakukan kunjungan langsung ke kediaman Irma Nurnalis di Sungai Geringging untuk memastikan progres perbaikan dan menyerahkan bantuan secara langsung.
Gerakan ini diharapkan dapat terus menghidupkan semangat gotong royong dan menjadi solusi alternatif dalam mengatasi permasalahan rumah tidak layak huni di Padang Pariaman melalui kekuatan solidaritas sosial.