-->

Notification

×

Iklan

Iklan

Bupati siagakan dua ekskavator atasi banjir di Ulakan Padang Pariaman

Minggu, 01 Maret 2026 | 4:27 PM WIB | 0 Views Last Updated 2026-03-01T09:27:33Z
Bupati Padang Pariaman Sumbar John Kenedy Azis berdialog dengan tokoh masyarakat Ulakan Tapakih disela menghadiri kegiatan di daerah itu. 

Parik Malintang (Pumpunan) - Pemerintah Kabupaten Padang Pariaman, Sumatera Barat, menyiagakan dua unit alat berat ekskavator di kawasan Muaro Ulakan sebagai langkah cepat penanganan banjir yang kerap melanda wilayah Kampuang Galapuang dan sekitarnya.

Bupati Padang Pariaman, John Kenedy Azis (JKA) di Ulakan Tapakih, Sabtu (28/2) menyatakan bahwa pengerahan alat berat tersebut sudah dilakukan sejak awal Ramadhan untuk melakukan normalisasi aliran sungai.

“Kami tidak pernah berhenti memikirkan persoalan banjir di Ulakan ini. Saat ini saja sudah kita siagakan dua ekskavator sejak awal Ramadhan di Muaro Ulakan untuk melakukan penanganan,” kata Bupati.

Ia menegaskan bahwa pemerintah daerah terus berkomitmen mencari solusi jangka panjang guna mengantisipasi luapan air yang merugikan warga. Namun, ia menekankan bahwa keberhasilan penanganan banjir sangat bergantung pada sinergi antara pemerintah dan masyarakat.

JKA menyebutkan bahwa kendala teknis di lapangan sering kali berkaitan dengan pembebasan lahan atau akses pengerjaan alur sungai. Oleh karena itu, ia meminta dukungan dari para tokoh adat atau ninik mamak serta pemilik lahan di sekitar muara.

“Kami sangat membutuhkan dukungan ninik mamak dan masyarakat. Terutama dunsanak ambo (saudara saya) yang memiliki tanah di kawasan muaro, agar bisa membantu dengan mengorbankan sebagian lahannya untuk pelurusan alur sungai,” ujarnya.

Menurutnya, pelebaran dan pelurusan alur sungai merupakan kunci utama agar debit air saat hujan deras dapat mengalir lancar menuju laut tanpa merendam pemukiman warga.

Bupati berharap masyarakat memiliki pandangan yang sama bahwa langkah ini diambil demi kepentingan umum dan keselamatan lingkungan dari ancaman bencana tahunan.

“Ini demi kepentingan kita bersama agar banjir bisa kita atasi secara permanen,” pungkasnya.

×
Berita Terbaru Update