-->

Notification

×

Iklan

Iklan

Ketua DPRD Pariaman dorong sinergi program religi masjid dan pemerintah

Selasa, 03 Maret 2026 | 3:42 PM WIB | 0 Views Last Updated 2026-03-03T08:42:15Z
Ketua DPRD Kota Pariaman, Sumbar Muhajir Muslim saat Safari Ramadhan di Masjid Raya Jati di Pariaman, Senin malam (2/3).


Pariaman (Pumpuan) – Ketua DPRD Kota Pariaman, Sumatera Barat Muhajir Muslim, menekankan pentingnya kolaborasi erat antara Pemerintah Kota (Pemkot) dan pengurus masjid dalam mencetak generasi muda yang berkarakter. 

Ia mengimbau agar program-program keagamaan di tingkat masjid dapat berjalan selaras dengan visi pemerintah daerah agar dampaknya lebih terasa bagi masyarakat.

Muhajir menyoroti bahwa banyak masjid memiliki agenda luar biasa, seperti kegiatan I’tikaf di bulan suci Ramadhan. Namun, potensi besar ini menurutnya akan jauh lebih maksimal jika dipadukan dengan program unggulan Pemkot Pariaman.

"Pengurus masjid gandeng program Risalah (Beriman, Saleh dan Berahlak) dari Pemerintah Kota Pariaman. Sayang kalau memiliki program bagus tapi tidak terintegrasi dengan Program Pemkot Pariaman," tegas Muhajir saat memberikan sambutan Safari Ramadhan di Masjid Raya Jati di Pariaman, Senin malam (2/3).

Ia meyakini bahwa penggabungan kekuatan ini adalah kunci dalam membentuk fondasi kepemimpinan masa depan.

"Dari program pembentukan karakter ini lah lahir para pemimpin daerah bahkan bangsa yang akan menggantikan pemimpin-pemimpin sekarang," tambahnya.

Muhajir mengungkapkan kekhawatirannya terhadap maraknya kasus penyalahgunaan narkoba yang menyasar remaja di Pariaman. Berdasarkan dialognya dengan pihak Kejaksaan Negeri, penguatan nilai agama di masjid dianggap sebagai benteng pertahanan utama bagi generasi muda.

"Beberapa waktu lalu saya berdialog dengan Kejaksaan Negeri Pariaman, generasi muda kita banyak yang menjadi korban penyalahgunaan narkoba," ungkapnya.

Senada dengan hal tersebut, Wali Kota Pariaman Yota Balad menjelaskan bahwa program-program religi yang digagas pemerintahannya, seperti Risalah, Satu Keluarga Satu Hafiz, dan Kembali ke Surau, memang dirancang untuk melahirkan generasi yang mencintai Al-Quran.

Meski merendah, Yota menegaskan komitmennya untuk terus menyediakan wadah spiritual bagi warga Pariaman.

"Kami memang bukan orang saleh, karena itu kami membuat visi dan misi serta program unggulan Pariaman yang dapat menciptakan generasi Kota Pariaman yang qur’ani," ujar Wali Kota.

Langkah integrasi ini diharapkan mampu menciptakan gerakan masif yang tidak hanya mempercantik fisik bangunan masjid, tetapi juga menghidupkan jiwa generasi penerus di Kota Pariaman.

×
Berita Terbaru Update