-->

Notification

×

Iklan

Iklan

Langkah Padang Pariaman realisasikan target peringkat 3 Nasional IGA 2026

Kamis, 05 Maret 2026 | 5:35 PM WIB | 0 Views Last Updated 2026-03-05T10:35:13Z

Parik Malintang (Pumpunan) - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Padang Pariaman secara resmi mematok target ambisius untuk menembus peringkat tiga besar nasional pada ajang Innovative Government Award (IGA) tahun 2026.

Target tersebut dicanangkan Bupati Padang Pariaman saat memimpin kegiatan Evaluasi Indeks Inovasi Daerah Tahun 2025 sekaligus penguatan persiapan menghadapi IGA 2026 yang berlangsung di Parik Malintang, Kamis (5/3).

Upaya mengejar posisi tiga besar ini diperkuat dengan penandatanganan komitmen bersama inovasi daerah oleh seluruh jajaran perangkat daerah di lingkungan Pemkab Padang Pariaman. 

Langkah ini diambil sebagai strategi konstruktif untuk membenahi serta memperkokoh budaya inovasi pasca-evaluasi capaian tahun sebelumnya.

“Melalui evaluasi Indeks Inovasi Daerah Tahun 2025 ini, kita melakukan refleksi terhadap capaian yang telah diraih sekaligus mengidentifikasi berbagai aspek yang masih perlu diperbaiki. Evaluasi ini bukan untuk mencari kesalahan, tetapi sebagai langkah konstruktif untuk memperkuat kualitas inovasi dan memperjelas arah kebijakan ke depan,” ujar Bupati Padang Pariaman, John Kenedy Azis saat sambutan pada kegiatan tersebut, Kamis.

Ia menyampaikan perjalanan Kabupaten Padang Pariaman dalam ajang IGA tercatat cukup dinamis. Sempat meraih peringkat dua nasional pada 2018 dengan 75 inovasi, daerah ini pernah merosot ke posisi 188 nasional pada masa pandemi tahun 2021. 

Namun, kerja keras perangkat daerah berhasil membawa kabupaten ini kembali ke 10 besar nasional pada 2022 dan 2023.

Bahkan pada tahun 2024, Padang Pariaman mencetak skor tertinggi sepanjang sejarah yakni 85,73 dan duduk di peringkat enam nasional melalui 303 inovasi yang dikirimkan.

 Meski pada tahun 2025 skor tercatat sebesar 82,48 dengan 277 inovasi, penurunan tersebut justru dijadikan pelecut semangat untuk membidik target yang lebih tinggi pada 2026.

“Penurunan skor ini justru menjadi momentum bagi kita untuk berbenah dan memperkuat komitmen. Saya optimistis ke depan Kabupaten Padang Pariaman mampu kembali meraih capaian yang lebih baik dan kita menargetkan membawa pulang peringkat 3 nasional ke Kabupaten Padang Pariaman,” tegas Bupati.

Budaya Inovasi sebagai Barometer Kerja
Bupati menekankan bahwa target tiga besar nasional ini bukan sekadar mengejar angka atau trofi, melainkan sebagai tolok ukur efektivitas tata kelola pemerintahan dalam melayani masyarakat.

“IGA bukan sekadar ajang kompetisi atau kebanggaan semata. Penghargaan ini menjadi barometer sejauh mana budaya inovasi benar-benar hidup dalam tata kelola pemerintahan kita. Karena itu, kita harus terus menghadirkan terobosan dan solusi kreatif dalam menjawab berbagai persoalan masyarakat,” tambahnya.

Melalui penandatanganan komitmen bersama, Bupati berharap seluruh perangkat daerah tidak menjadikan inovasi sebagai formalitas simbolis, melainkan menjadikannya sebagai identitas dan budaya kerja yang berkelanjutan.
“Setiap perangkat daerah harus mampu menjadi pusat solusi di bidangnya masing-masing dengan menghadirkan ide-ide baru yang aplikatif dan berkelanjutan,” katanya.

×
Berita Terbaru Update