-->

Notification

×

Iklan

Iklan

169.560 wisatawan kunjungi objek wisata Pariaman selama Piaman Barayo 2026

Senin, 06 April 2026 | 12:53 PM WIB | 0 Views Last Updated 2026-04-06T05:53:23Z


Pariaman (Pumpunan) - Pemerintah Kota (Pemkot) Pariaman, Sumatera Barat, mencatat sebanyak 169.560 wisatawan mengunjungi berbagai objek wisata unggulan di daerah tersebut selama pelaksanaan "Piaman Barayo" pada periode libur Lebaran 2026.

"Berdasarkan data yang kami himpun, total ada 169.560 kunjungan wisatawan. Ini mencakup gabungan dari kunjungan ke objek wisata resmi yang memungut retribusi masuk dan destinasi wisata tidak memungut retribusi masuk," kata Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kota Pariaman Ferialdi Syarief di Pariaman, Minggu.

Ferialdi merincikan jumlah kunjungan wisatawan untuk objek wisata berbayar mencapai 70.448 orang, sedangkan sisanya berasal dari objek wisata tidak berbayar yang tersebar di wilayah Pariaman.

Ia menjelaskan bahwa penghitungan kunjungan ke objek wisata tidak berbayar dilakukan melalui skema penghitungan parkir kendaraan, pengamatan petugas khusus di lapangan, serta penerapan statistik.

Sepanjang pelaksanaan Piaman Barayo yang berlangsung sejak 22 hingga 29 Maret 2026, lonjakan wisatawan di kawasan berbayar mencapai puncaknya pada Selasa (24/3) dengan total 12.514 kunjungan.

Namun, memasuki Jumat (27/3), arus kunjungan mulai melandai di angka 5.100 orang. Meski sempat merangkak naik menjadi 6.108 kunjungan pada Sabtu (28/3) dan 6.545 pada Minggu (29/3), kenaikan tersebut dinilai tidak signifikan.

"Penurunan tersebut mungkin karena perantau sudah balik ke perantauan seiring dengan telah dimulainya arus balik," katanya.

Pihaknya mencatat Pantai Gandoriah masih menjadi destinasi favorit yang paling banyak diserbu wisatawan selama momentum lebaran tahun ini.

Adapun capaian 169.560 kunjungan ini mengalami tren positif dibandingkan tahun lalu yang berada di angka 150 ribuan orang. Hal ini menjadi catatan penting mengingat durasi kegiatan tahun ini lebih singkat.

"Padahal tahun lalu pelaksanaan mencapai 11 sampai 12 hari, kalau sekarang hanya delapan hari," tambahnya.


×
Berita Terbaru Update