-->

Feature

Iklan

Bupati Padang Pariaman resmikan Jembatan Rajang Kampuang Dama pulihkan akses vital warga

Jumat, 24 April 2026, 6:28 PM WIB Last Updated 2026-04-25T01:31:41Z

Padang Pariaman (Pumpunan) - Pemerintah Kabupaten Padang Pariaman, Sumatera Barat kembali menunjukkan komitmen meningkatkan infrastruktur melalui peresmian Jembatan Rajang Kampuang Dama di Nagari Lareh Nan Panjang Selatan, Kecamatan VII Koto, Jumat sebagai upaya memulihkan akses vital warga yang telah lama rusak. 

Bupati John Kenedy Azis mengatakan pembangunan jembatan tersebut berawal dari aspirasi masyarakat yang diterimanya saat kegiatan gowes “Putar Roda Jemput Aspirasi”.

“Dari kegiatan gowes tersebut, kami menerima laporan terkait kerusakan jembatan ini. Walaupun di tengah tekanan efisiensi anggaran, aspirasi masyarakat Kampuang Dama tetap menjadi prioritas. Alhamdulillah, hari ini jembatan ini bisa kita resmikan,” ujarnya.

Jembatan Rajang Kampuang Dama sebelumnya mengalami kerusakan parah selama tiga hingga empat tahun terakhir dan dinilai tidak layak digunakan, sehingga mengganggu aktivitas masyarakat karena menjadi akses vital penghubung Nagari Lareh Nan Panjang Selatan dengan Nagari Balah Aie.

Kini, setelah dibangun kembali, jembatan sepanjang 60 meter dengan lebar dua meter itu telah dapat dimanfaatkan secara aman dan layak oleh masyarakat.

Ia menegaskan pembangunan jembatan itu merupakan bentuk komitmen pemerintah daerah dalam meningkatkan infrastruktur untuk mendukung kesejahteraan masyarakat, sekaligus memastikan konektivitas antarwilayah tetap terjaga.

“Kami berharap jembatan ini dapat dijaga dengan baik agar bertahan lama. Ke depan, kita juga akan mengupayakan peningkatan statusnya menjadi jembatan permanen. Ini menjadi pekerjaan rumah kita bersama,” tambahnya.

Menurut dia, pembangunan infrastruktur dasar seperti jembatan menjadi bagian penting dalam membuka akses masyarakat terhadap layanan pendidikan, kesehatan, dan aktivitas ekonomi.


Lebih lanjut, Bupati mengajak seluruh elemen masyarakat terus mendukung program pembangunan daerah yang tengah dijalankan pemerintah kabupaten.

“Masih banyak agenda pembangunan yang harus kita tuntaskan. Kami mohon doa dan dukungan seluruh masyarakat agar visi Padang Pariaman yang unggul, berkelanjutan, religius, sejahtera, dan berbudaya dapat terwujud,” tutupnya.

Sementara itu, Wali Nagari Lareh Nan Panjang Selatan Zainal mengatakan pembangunan jembatan tersebut merupakan aspirasi yang telah lama diperjuangkan masyarakat.

“Sejak saya menjabat pada 2018, ini menjadi usulan prioritas kami setiap tahun. Pada 2021 sempat dilakukan rehabilitasi, namun hanya sebatas penggantian lantai dan tidak bertahan lama. Bahkan pada 2025, akibat banjir, jembatan ini tidak bisa lagi dilalui,” jelasnya.

Ia mengapresiasi terealisasinya pembangunan jembatan tersebut karena menjadi kebutuhan mendesak masyarakat setempat.

“Alhamdulillah, tahun ini jembatan dibangun dengan konstruksi yang lebih kuat, bersifat semi permanen, dan sudah dapat dimanfaatkan masyarakat. Ini adalah mimpi warga kami yang akhirnya terwujud,” ungkapnya.

Zainal berharap ke depan pemerintah daerah dapat merealisasikan pembangunan jembatan permanen guna memperkuat konektivitas antarwilayah.

“Jembatan ini sangat penting karena menjadi penghubung antar nagari hingga ke pusat kecamatan, termasuk akses ke layanan pendidikan, kesehatan, dan aktivitas ekonomi masyarakat,” pungkasnya.

Peresmian jembatan tersebut dinilai menjadi langkah strategis dalam memulihkan akses masyarakat sekaligus memperkuat pemerataan pembangunan infrastruktur di wilayah Padang Pariaman.


Komentar

Tampilkan

  • Bupati Padang Pariaman resmikan Jembatan Rajang Kampuang Dama pulihkan akses vital warga
  • 0

Iklan