-->

Feature

Iklan

Pemkab Padang Pariaman prioritaskan bangun jembatan darurat Anduriang

Selasa, 05 Mei 2026, 12:26 PM WIB Last Updated 2026-05-07T05:27:29Z


Padang Pariaman (Pumpunan) - Pemerintah Kabupaten Padang Pariaman, Sumatera Barat, memprioritaskan pembangunan jembatan darurat di Nagari Anduriang, Kecamatan 2x11 Kayu Tanam, guna menjamin keamanan mobilitas warga pascainsiden seorang lansia hanyut di Sungai Batang Anai.

Bupati Padang Pariaman John Kenedy Azis meninjau langsung lokasi penyeberangan tersebut pada Senin (4/5/2026) malam, sesaat setelah kembali dari perjalanan dinas luar daerah. Dalam peninjauan tersebut, Bupati didampingi Wakil Bupati Rahmat Hidayat, Penjabat Sekretaris Daerah Hendra Aswara, Ketua TP PKK Nita Azis, serta sejumlah kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait.

“Besok pengerjaan jembatan darurat harus sudah dimulai. Kami minta dukungan masyarakat agar pembangunan ini berjalan lancar,” ujar John Kenedy Azis di lokasi peninjauan.

Bupati menegaskan bahwa langkah cepat ini diambil untuk mencegah terulangnya insiden serupa yang berpotensi menimbulkan korban jiwa. Ia telah menginstruksikan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) untuk segera mengeksekusi pembangunan jembatan darurat sebagai solusi jangka pendek.

Kepada perangkat nagari, mulai dari wali korong hingga camat, Bupati menekankan pentingnya pengawasan harian terhadap proses pengerjaan di lapangan. Ia meminta laporan perkembangan disampaikan secara rutin agar akses tersebut dapat segera dimanfaatkan masyarakat secara aman.

Aksi Heroik Penyelamatan

Keputusan percepatan pembangunan ini dipicu oleh peristiwa yang menimpa seorang lansia, Afrizal Yatim (70). Korban dilaporkan hanyut terseret arus saat mencoba menyeberangi Sungai Batang Anai hanya dengan mengandalkan seutas tali sebagai pegangan.

Beruntung, aksi sigap seorang pemuda setempat bernama Kadri Maiwansyah (25) berhasil menyelamatkan nyawa korban. Kadri nekat terjun ke sungai saat melihat korban terjatuh dan mulai tenggelam.

“Ambo lansuang tajun ka batang aie untuak manolong pak Afrizal nan hanyuik dan hampie tabanam,” ujar Kadri menceritakan detik-detik penyelamatan tersebut.

Sebagai bentuk apresiasi atas keberaniannya, Pemerintah Kabupaten Padang Pariaman memberikan penghargaan kepada Kadri. Pada kesempatan itu, Bupati menyerahkan sebuah telepon seluler sebagai bentuk penghargaan spontan atas aksi heroik pemuda tersebut.


Dampak Bencana 2025

Lokasi tersebut sebelumnya merupakan jalur vital yang menghubungkan Kayu Tanam dengan Nagari Anduriang. Namun, jembatan permanen yang ada sebelumnya runtuh akibat bencana hidrometeorologi hebat yang melanda wilayah tersebut pada November 2025.

Pemerintah daerah mengonfirmasi bahwa pembangunan kembali jembatan permanen telah masuk dalam daftar Rencana Rehabilitasi dan Rekonstruksi (R3) pascabencana Provinsi Sumatera Barat. Selama menunggu realisasi konstruksi permanen, jembatan darurat dinilai menjadi kebutuhan mendesak agar aktivitas ekonomi dan sosial warga tidak terputus.

Komentar

Tampilkan

  • Pemkab Padang Pariaman prioritaskan bangun jembatan darurat Anduriang
  • 0

Iklan