Padang Pariaman (Pumpunan) - Sebanyak 73 nagari dari total 103 nagari definitif di Kabupaten Padang Pariaman, Sumatera Barat menggelar Pemilihan Wali Nagari (Pilwana) secara serentak pada Sabtu sebagai bagian dari upaya memperkuat pemerintahan nagari melalui proses demokrasi.
Bupati Padang Pariaman John Kenedy Azis mengatakan pemerintah daerah berharap pelaksanaan Pilwana menghasilkan pemimpin yang benar-benar mendapat kepercayaan masyarakat untuk memimpin pemerintahan nagari.
"Kami mengharap melalui Pilwana ini terpilih wali nagari yang betul-betul diinginkan masyarakat," kata John Kenedy Azis di Parik Malintang, Sabtu.
Ia menjelaskan semula Pilwana dijadwalkan berlangsung di 74 nagari. Namun, pelaksanaan di Nagari Kasang ditunda karena masih memerlukan persiapan lebih lanjut.
Menurut dia, pemerintah daerah akan menjadwalkan kembali Pilwana di nagari tersebut setelah seluruh persiapan dinilai matang guna meminimalkan potensi konflik.
"Mengenai waktu pelaksanaan (Pilwana) mungkin bisa enam bulan, bisa satu tahun. Yang jelas kami dari pemerintah daerah sesegera mungkin mempersiapkan pemilihan dengan meminimalisir risiko-risiko konflik yang timbul akibat pemilihan itu," ujarnya.
Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Padang Pariaman Nurhayati mengatakan pemerintah daerah memastikan seluruh tahapan Pilwana dilaksanakan sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan untuk menjamin independensi, transparansi, dan akuntabilitas penyelenggaraan pemilihan.
Ia mengatakan apabila terjadi sengketa hasil pemungutan suara, penyelesaiannya akan mengacu pada mekanisme yang berlaku. Sengketa dapat diajukan apabila terdapat selisih perolehan suara paling banyak dua persen dari total suara sah dan akan diselesaikan melalui Badan Musyawarah Nagari.
Untuk mendukung kelancaran pesta demokrasi di tingkat nagari tersebut, Pemerintah Kabupaten Padang Pariaman berkoordinasi dengan aparat kepolisian dalam pengamanan seluruh tahapan pemilihan.
Pelaksana Tugas Kapolres Padang Pariaman AKBP Riyana Purwasari mengatakan pihaknya mengerahkan 249 personel untuk mengamankan pelaksanaan Pilwana serentak di seluruh nagari yang menggelar pemungutan suara.
Berdasarkan hasil pemetaan situasi keamanan, kata dia, terdapat tujuh nagari yang masuk kategori memiliki tingkat kerawanan lebih tinggi sehingga mendapatkan perhatian khusus dengan penambahan personel pengamanan.
"Seluruh langkah pengamanan dilakukan agar Pilwana berjalan aman, tertib, dan kondusif," katanya.
Dari 17 kecamatan di Kabupaten Padang Pariaman, Pilwana serentak tahun ini dilaksanakan di 16 kecamatan. Selain memiliki 103 nagari definitif, daerah tersebut juga memiliki 15 nagari persiapan yang tersebar di sejumlah kecamatan.
