Bupati Padang Pariaman John Kenedy Azis (dua kanan) memaparkan potensi ekonomi kreatif daerah.
Parik Malintang (Pumpunan) - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Padang Pariaman, Sumatera Barat, mendorong Pemerintah Pusat untuk turut melakukan intervensi dalam pengembangan 17 subsektor ekonomi kreatif (ekraf) di daerah itu yang dinilai memiliki potensi besar sebagai penggerak pertumbuhan ekonomi baru.
Bupati Padang Pariaman John Kenedy Azis menyatakan bahwa wilayahnya kaya akan aset kreatif, mulai dari sektor kuliner hingga seni pertunjukan yang berbasis pada kearifan lokal.
“Padang Pariaman memiliki potensi besar pada berbagai subsektor ekonomi kreatif mulai dari kuliner, kriya, seni pertunjukan hingga produk berbasis budaya lokal," kata Bupati Padang Pariaman John Kenedy Azis di Parik Malintang, Jumat.
Menurut John Kenedy, kekayaan budaya dan kreativitas masyarakat setempat jika dikelola secara serius akan memberikan dampak ekonomi yang luas.
Namun, ia menekankan bahwa potensi tersebut memerlukan dukungan sinergis antara pemerintah pusat dan daerah melalui program yang tepat sasaran demi menciptakan nilai tambah.
Ia berpendapat bahwa ekonomi kreatif bukan sekadar menghasilkan produk, melainkan instrumen strategis untuk membuka peluang usaha, menciptakan lapangan kerja, serta memperkuat identitas daerah.
Guna mewujudkan hal tersebut, Pemkab Padang Pariaman mengharapkan dukungan dari Kementerian Ekonomi Kreatif RI, terutama dalam penguatan sarana prasarana, peningkatan kapasitas sumber daya manusia (SDM), hingga fasilitasi pengembangan produk agar mampu bersaing di kancah nasional.
“Karena itu kami berharap adanya kolaborasi yang kuat antara pemerintah pusat dan daerah untuk mendorong pengembangan 17 subsektor ekonomi kreatif di Padang Pariaman,” katanya.
Sebagai langkah konkret, Bupati John Kenedy Azis didampingi Kepala Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga Padang Pariaman, Anton Wira Tanjung, telah melakukan kunjungan kerja ke Kementerian Ekonomi Kreatif RI pada Kamis (26/2).
Pertemuan tersebut diharapkan dapat membuka pintu bagi program dukungan pusat agar pengembangan ekraf di Padang Pariaman berjalan lebih terarah, terintegrasi, dan berdampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat.
Di sisi lain, Pemkab juga memotivasi para pelaku kreatif lokal untuk terus berkarya dan melakukan regenerasi kemampuan kepada generasi penerus.
Saat ini, Padang Pariaman juga mengandalkan program "100 Festival" sebagai panggung untuk mempromosikan industri kreatif sekaligus melestarikan kesenian daerah.