BANJARMASIN (Pumpunan) - Bupati Padang Pariaman, John Kenedy Azis (JKA) mengajak seluruh lapisan masyarakat di daerah itu untuk memperkuat komitmen dalam menjaga dan merawat warisan budaya menyusul diterimanya penghargaan Anugerah Kebudayaan Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat tahun 2026.
Penghargaan bergengsi tersebut diserahkan langsung dalam rangkaian puncak peringatan Hari Pers Nasional (HPN) 2026 di Banjarmasin, Kalimantan Selatan, yang dihadiri oleh tokoh pers nasional dan sejumlah pejabat tinggi negara.
"Penghargaan ini bukan sekadar simbol keberhasilan pemerintah, melainkan bentuk pengakuan atas kekayaan budaya yang kita miliki. Saya mengajak seluruh masyarakat, terutama generasi muda, untuk terus mencintai, merawat, dan melestarikan budaya Padang Pariaman agar tetap relevan di tengah perkembangan zaman," kata Bupati JKA usai menerima penghargaan tersebut, Senin.
Bupati menjelaskan bahwa keberhasilan meraih Anugerah Kebudayaan ini didasarkan pada upaya Pemerintah Kabupaten Padang Pariaman dalam mengintegrasikan nilai-nilai kearifan lokal ke dalam kebijakan pembangunan daerah.
Menurutnya, budaya bukan hanya sekadar warisan masa lalu, melainkan fondasi karakter bangsa yang harus diimplementasikan dalam kehidupan sehari-hari maupun dalam tata kelola pemerintahan.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada insan pers, khususnya PWI, yang telah memberikan ruang apresiasi terhadap kepemimpinan daerah yang peduli pada aspek kebudayaan.
"Kami sangat mengapresiasi PWI yang telah memberikan penilaian objektif. Ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus berinovasi dalam memajukan kebudayaan di Padang Pariaman," ujarnya.
Dalam proses penilaian sebelumnya, Bupati JKA telah memaparkan presentasi di hadapan dewan juri di Jakarta mengenai strategi pelestarian budaya dan perlindungan cagar budaya di Padang Pariaman yang dinilai memiliki keunikan dan konsistensi yang tinggi.
Penghargaan Anugerah Kebudayaan PWI ini diberikan kepada kepala daerah yang dianggap memiliki visi serta aksi nyata dalam memajukan kebudayaan di wilayahnya masing-masing melalui kolaborasi lintas sektor.
