-->

Notification

×

Iklan

Iklan

JKA minta dukungan PT SMI sukseskan 'ivent' Pacu Kuda Padang Pariaman

Senin, 09 Maret 2026 | 6:32 PM WIB | 0 Views Last Updated 2026-03-09T11:32:00Z


JAKARTA (Pumpunan) - Bupati Padang Pariaman, Sumatera Barat John Kenedy Azis berupaya menggaet dukungan PT Sarana Multi Infrastruktur (Persero) untuk menyukseskan perhelatan budaya dan olahraga ikonik daerah, yakni Pacu Kudo Padang Pariaman 2026.

Dalam pertemuan strategis di Jakarta, Senin, JKA memaparkan bahwa ajang balap kuda tradisional tersebut memiliki multiplier effect yang signifikan terhadap pergerakan ekonomi kerakyatan dan sektor pariwisata di Sumatera Barat.

Pacu Kudo bukan hanya tradisi, tetapi juga memiliki potensi besar untuk menggerakkan ekonomi masyarakat dan sektor pariwisata daerah. Karena itu kami mengundang PT SMI untuk ikut mendukung penyelenggaraan Pacu Kudo 2026,” kata JKA.

Diketahui Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Padang Pariaman, Sumatera Barat menjadwalkan perhelatan tahunan perpaduan budaya, wisata, dan olahraga tradisional Pacu Kudo 2026 pada 28-29 Maret yang dilaksanakan di Gelanggang Duku Banyak, Kecamatan VII Koto. 

 “Pacu Kudo bukan hanya olahraga tradisional, tetapi juga identitas budaya kita. Melalui event ini, kita ingin menghadirkan kebersamaan, menjaga tradisi, sekaligus memberi dampak ekonomi bagi masyarakat,” kata Bupati Padang Pariaman John Kenedy Azis.

Bupati juga menjajaki peluang kolaborasi melalui program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) untuk mendukung pembinaan talenta muda sepak bola daerah yang kini tengah berkompetisi di ajang Liga 4 PSSI.

Diketahui Bupati Padang Pariaman berserta jajarannya mengunjungi MSI untuk koordinasi percepatan pembangunan RSUD tipe D di Sungai Limau.

Sebelumnya, Pemerintah Kabupaten Padang Pariaman, Sumatera Barat, memperkuat koordinasi dengan PT Sarana Multi Infrastruktur (SMI) guna memastikan percepatan pembangunan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Tipe D di Nagari Pilubang, Kecamatan Sungai Limau.

Bupati Padang Pariaman John Kenedy Azis di Parik Malintang, Senin, menyatakan langkah strategis tersebut diambil untuk menjamin dimulainya proyek senilai Rp70 miliar itu tepat waktu, yakni usai Lebaran atau selambat-lambatnya pada April 2026.



×
Berita Terbaru Update