Pumpunan - Hidup adalah rangkaian ujian yang terkadang melampaui batas nalar manusia. Namun, dalam setiap sesak, selalu ada ruang untuk berbisik kepada Sang Pencipta. Lembaran Al-Qur'an tidak hanya berisi hukum, tetapi juga kumpulan rintihan hati para kekasih Allah—para Nabi—saat mereka berada di titik terendah.
Berikut sejumlah doa yang disampaikan owlh para nabi kepada Allah SWT:
Doa permohonan ampunan bagi diri sendiri, orang tua, dan orang-orang beriman.
"Rabbighfir lii wa liwaalidayya wa liman dakhala baitiya mu'minan walil mu'miniina wal mu'minaat."
Artinya:
"Ya Tuhanku, ampunilah aku, ibu bapakku, dan siapa pun yang memasuki rumahku dengan beriman, serta semua orang yang beriman laki-laki dan perempuan." (QS. Nuh: 28)
2. Doa Nabi Zakaria AS (Memohon Keturunan)
Doa nabi zakaria meminta keturunan yang baik ini tidak hanya sekedar permohonan, tetapi juga merupakan bentuk ikhtiar dan tawakal kepada Allah.
"Rabbi la tadzarni fardan wa Anta Khairul waritsin."
Artinya:
"Ya Tuhanku, janganlah Engkau biarkan aku hidup seorang diri (tanpa keturunan) dan Engkaulah pewaris yang terbaik." (QS. Al-Anbiya: 89)
3. Doa Nabi Nuh AS (Ampunan untuk Orang Tua)
"Rabbighfir lii wa liwaalidayya wa liman dakhala baitiya mu'minan."
Artinya:
"Ya Tuhanku, ampunilah aku, ibu bapakku, dan siapa pun yang memasuki rumahku dengan beriman." (QS. Nuh: 28)
4. Nabi Isa AS (Memohon Rezeki/Hidangan)
"Rabbana anzil 'alaina ma'idatam minas-sama'i takunu lana 'idan li'auwalina wa akhirina."
Artinya:
"Ya Tuhan kami, turunkanlah kepada kami hidangan dari langit (yang hari turunnya) akan menjadi hari raya bagi kami, yaitu bagi orang-orang yang sekarang bersama kami maupun yang datang setelah kami." (QS. Al-Ma'idah: 114)
5. Nabi Yusuf AS (Wafat dalam Keadaan Muslim)
"Tawaffani musliman wa alhiqni bish-shalihin."
Artinya:
"Wafatkanlah aku dalam keadaan muslim dan gabungkanlah aku dengan orang-orang saleh." (QS. Yusuf: 101)
6. Nabi Sulaiman AS (Syukur atas Nikmat)
"Rabbi awzi'ni an asykura ni'matakal-lati an'amta 'alayya wa 'ala walidayya."
Artinya:
"Ya Tuhanku, anugerahkanlah aku ilham untuk tetap mensyukuri nikmat-Mu yang telah Engkau anugerahkan kepadaku dan kepada kedua orang tuaku." (QS. An-Naml: 19)