-->

Notification

×

Iklan

Iklan

Lima doa para nabi yang tercantum dalam Al-Quran

Senin, 09 Maret 2026 | 9:30 AM WIB | 0 Views Last Updated 2026-03-09T05:38:48Z
Pumpunan - Al-Qur'an bukan hanya petunjuk hidup, tetapi juga samudra doa. Di dalamnya, Allah SWT mengabadikan rintihan hati para Nabi saat menghadapi ujian yang melampaui batas kemampuan manusia. Doa-doa ini disebut sebagai Jawami’ul Kalim—kalimat yang ringkas namun memiliki makna yang sangat luas dan mustajab.

Mengapa Berdoa dengan Doa Para Nabi?
Menggunakan kalimat-kalimat yang ada dalam Al-Qur'an memiliki keutamaan tersendiri karena:
- Pilihan Kata Terbaik: Kalimat tersebut dipilih langsung oleh Allah SWT.
- Adab yang Sempurna: Para Nabi mencontohkan cara memuji Allah sebelum meminta.
- Optimisme: Mengingatkan kita bahwa sesulit apa pun masalah kita, para Nabi pernah mengalami yang lebih berat dan Allah menolong mereka.

Berikut kumpulan doa para nabi dalam Al-Qur'an yang bisa kita teladani:

1. Doa Nabi Adam AS: Mohon Ampunan (Taubat)
Setelah diturunkan ke bumi, Nabi Adam dan Hawa memanjatkan doa ini dengan penuh penyesalan. Ini adalah prototipe doa taubat bagi seluruh umat manusia.

"Rabbana dhalamma anfusana wa in lam taghfir lana wa tarhamna lanakunanna minal khasirin."

Artinya: 
"Ya Tuhan kami, kami telah menzalimi diri kami sendiri. Jika Engkau tidak mengampuni kami dan memberi rahmat kepada kami, niscaya kami termasuk orang-orang yang rugi." (QS. Al-A'raf: 23)

2. Doa Nabi Ibrahim AS: Memohon Keteguhan Iman dan Keturunan
Nabi Ibrahim dikenal dengan doa-doanya yang visioner, memikirkan kesalehan anak cucunya di masa depan.

"Rabbi-j'alni muqimas-salati wa min dhurriyyati, Rabbana wa taqabbal du'a."

Artinya: 
"Ya Tuhanku, jadikanlah aku dan anak cucuku orang yang tetap melaksanakan salat. Ya Tuhan kami, perkenankanlah doaku." (QS. Ibrahim: 40)

3. Doa Nabi Yunus AS: Saat Dalam Kesulitan Besar
Doa ini diucapkan Nabi Yunus saat berada di dalam perut ikan paus. Dikenal sebagai Tasbih Yunus, doa ini sangat ampuh untuk menghilangkan kesedihan dan kesulitan hidup.

"La ilaha illa Anta, Subhanaka inni kuntu minadh-dhalimin."

Artinya: 
"Tidak ada Tuhan selain Engkau, Maha Suci Engkau. Sungguh, aku termasuk orang-orang yang zalim." (QS. Al-Anbiya: 87)

4. Doa Nabi Musa AS: Memohon Kelancaran Urusan
Saat diperintah menghadapi Firaun yang kejam, Nabi Musa memohon kelapangan dada dan keberanian berbicara. Doa ini sering digunakan saat akan presentasi atau ujian.

"Rabbi-syrahli sadri, wa yassirli amri, wahlul 'uqdatam mil-lisani, yafqahu qawli."

Artinya: 

"Ya Tuhanku, lapangkanlah dadaku, mudahkanlah urusanku, dan lepaskanlah kekakuan lidahku agar mereka mengerti perkataanku." (QS. Taha: 25-28)

5. Doa Nabi Ayyub AS: Memohon Kesembuhan
Nabi Ayyub diuji dengan penyakit kulit bertahun-tahun hingga kehilangan segalanya. Doanya menunjukkan adab yang luar biasa, ia tidak mengeluh namun memuji sifat kasih sayang Allah.

"Anni massaniyad-durru wa Anta Arhamur-rahimin."

Artinya: 
"(Ya Tuhanku), sesungguhnya aku telah ditimpa penyakit, padahal Engkau adalah Tuhan Yang Maha Penyayang dari semua yang penyayang." (QS. Al-Anbiya: 83)

×
Berita Terbaru Update