Pariaman (Pumpunan) — Jumlah wisatawan yang berkunjung ke sejumlah objek wisata di Kota Pariaman, Sumatera Barat, selama empat hari pelaksanaan Piaman Barayo 2026 tercatat mencapai 44.193 orang.
Pemerintah Kota (Pemkot) Pariaman menyebutkan angka tersebut merupakan akumulasi kunjungan di empat destinasi wisata berbayar yang dikelola pemerintah daerah sejak 22 Maret.
"Itu baru data kunjungan di destinasi wisata berbayar, sedangkan yang non berbayar datanya belum," kata Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kota Pariaman Ferialdi Syarief di Pariaman, Kamis.
Berdasarkan data tersebut, lonjakan kunjungan tertinggi terjadi pada Selasa (24/3) dengan total 12.514 wisatawan. Sementara itu, jumlah kunjungan terendah tercatat pada Rabu, yakni sebanyak 10.006 orang.
Ferialdi menjelaskan penurunan kunjungan tersebut dipengaruhi oleh mulai aktifnya kembali kegiatan perkantoran setelah libur Lebaran.
Meski demikian, pihaknya memperkirakan jumlah wisatawan akan kembali meningkat menjelang akhir pekan, tepatnya pada Sabtu (28/3) dan Minggu (29/3), seiring berakhirnya masa libur panjang siswa.
Pada hari pertama pelaksanaan Piaman Barayo, Minggu (22/3), jumlah kunjungan tercatat sebanyak 10.323 orang. Angka tersebut meningkat pada Senin menjadi 11.350 orang, hingga mencapai puncaknya pada Selasa.
Empat objek wisata berbayar yang menjadi tujuan utama wisatawan yakni Pantai Gandoriah, Pantai Kata, Talao Pauah, dan Pulau Angso Duo.
Selain itu, terdapat tujuh objek wisata lain yang juga dibuka selama Piaman Barayo 2026, yang dikelola oleh kelompok sadar wisata dan pemerintah desa, dengan data kunjungan yang masih dalam proses rekapitulasi.
Sebelumnya, Pemkot Pariaman membuka sebanyak 11 destinasi wisata untuk menyambut kunjungan wisatawan selama periode Piaman Barayo yang berlangsung dari 22 hingga 29 Maret.
"Piaman Barayo merupakan salah satu 'event' (kegiatan) unggulan yang diselenggarakan setiap tahun di Kota Pariaman," kata Wakil Wali Kota Pariaman Mulyadi di Pariaman.
Ia menambahkan, kegiatan tersebut tidak hanya memeriahkan Hari Raya Idul Fitri, tetapi juga menjadi bagian dari 43 agenda wisata Kota Pariaman sepanjang 2026.