-->

Notification

×

Iklan

Iklan

Padang Pariaman gandeng Polda Sumbar dan swasta Akselerasi Swasembada Jagung

Minggu, 08 Maret 2026 | 8:40 AM WIB | 0 Views Last Updated 2026-03-09T07:40:52Z


Parik Malintang (Pumpunan) - Pemerintah Kabupaten Padang Pariaman, Sumatera Barat memperkuat sinergi bersama Kepolisian Daerah (Polda) Sumatera Barat dan PT Paten Mekar Tani guna mengakselerasi program swasembada jagung nasional melalui penanaman serentak Kuartal I Tahun 2026.

Bupati Padang Pariaman John Kenedy Azis di Ulakan Tapakih, Sabtu, menyatakan dukungan penuh atas kolaborasi lintas sektor tersebut sebagai upaya strategis memperkuat ketahanan pangan sekaligus menciptakan lapangan kerja baru bagi masyarakat setempat.

"Alhamdulillah, tadi saya mendapat informasi dari niniak mamak bahwa di wilayah kaum mereka terdapat sekitar 100 hektar lahan yang selama ini menganggur. Dalam waktu dekat kami akan melakukan pengecekan dan melaporkannya kepada Pak Kapolda untuk kemudian dapat dikoordinasikan dengan pihak PT Paten Mekar Tani," kata John Kenedy Azis saat meninjau lokasi penanaman di Korong Batang Gadang, Nagari Tapakih.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Kapolda Sumbar Irjen Pol Gatot Tri Suryanta, Dandim 0308 Padang Pariaman Letkol Inf M. Nurman Setiaji, Kapolres Padang Pariaman AKBP Ahmad Faisol Amir, serta CEO PT Mekar Investama Teknologi Pandu Aditya Kristy.

John menilai, program ini menjadi instrumen penting dalam pemulihan ekonomi daerah, mengingat setiap satu hektar lahan jagung diproyeksikan mampu menyerap sedikitnya 20 tenaga kerja lokal.

Hal ini dianggap sebagai solusi konkret bagi warga yang terdampak kehilangan mata pencaharian akibat bencana banjir dan tanah longsor yang sempat melanda wilayah tersebut beberapa waktu lalu.

Berdasarkan laporan para tokoh adat atau niniak mamak, terdapat potensi lahan tidur yang cukup luas di wilayah tersebut yang dapat dikonversi menjadi lahan produktif.

Menurut bupati, optimalisasi lahan terlantar tersebut sangat strategis untuk menggerakkan kembali roda ekonomi kerakyatan pascabencana melalui sektor pertanian unggulan.

Penanaman jagung serentak ini diharapkan tidak hanya berhenti pada seremoni, namun berlanjut pada kemitraan berkelanjutan antara petani, pemerintah, dan pihak swasta untuk menjamin ketersediaan pasokan jagung di tingkat nasional.




×
Berita Terbaru Update