-->

Notification

×

Iklan

Iklan

Pemkot Pariaman jemput bola anggaran pusat untuk pembangunan infrastruktur

Rabu, 04 Maret 2026 | 7:57 PM WIB | 0 Views Last Updated 2026-03-04T12:57:57Z

Pariaman (Pumpunan) - Pemerintah Kota (Pemkot) Pariaman, Sumatera Barat, terus mengupayakan percepatan pembangunan sejumlah infrastruktur strategis di daerah itu dengan melobi pemerintah pusat melalui Kementerian Pekerjaan Umum (PU) guna memacu pertumbuhan ekonomi dan mendukung sektor pariwisata.

"Pembangunan Pasar Basah dan usulan untuk pembangunan infrastruktur lainnya yang ada di Kota Pariaman telah disampaikan kepada orang nomor satu di Kementerian PU itu melalui Wakil Ketua Komisi VI DPR, Andre Rosiade pada September 2025 lalu," kata Wali Kota Pariaman Yota Balad di Pariaman, Rabu.

Sebagai bentuk keseriusan agar permohonan tersebut disetujui, Yota mengaku telah menemui Menteri PU RI, Dody Hanggodo secara langsung di sela kunjungan kerja menteri tersebut ke Kabupaten Tanah Datar pada Selasa (3/3).

Yota menjelaskan langkah "jemput bola" ini krusial dilakukan mengingat Pariaman saat ini tengah bertransformasi menjadi destinasi wisata unggulan di regional Sumatera hingga tingkat nasional, sehingga membutuhkan infrastruktur yang representatif.

"Namun Pariaman mengalami keterbatasan anggaran. Untuk itu kami meminta agar pembangunan beberapa infrastruktur tersebut dibantu lewat APBN melalui kementerian," katanya.

Ia merincikan, salah satu fokus utama adalah pembangunan Pasar Basah yang dinilai strategis dalam upaya penataan kawasan perkotaan. Terlebih, lokasi pasar tersebut direncanakan berdekatan dengan objek wisata Pantai Gandoriah, sehingga penataan pedagang menjadi kunci untuk memberikan kenyamanan bagi wisatawan.

Selain pasar, Pemkot Pariaman juga mengusulkan perbaikan sejumlah ruas jalan utama, di antaranya akses dari Simpang Balai Naras menuju Lakuak Tarok, serta peningkatan kualitas jalan dari Simpang Tembok Desa Toboh Palabah menuju Simpang Lambang Air Santok.

Jalan tersebut, lanjutnya, merupakan urat nadi aktivitas masyarakat dengan mobilitas kendaraan yang tinggi, terutama untuk menggerakkan roda perekonomian lokal.

“Apalagi sepanjang jalan tersebut terdapat beberapa sekolah, SD, SMP dan SMA/SMK, dan akses warga ke kantor-kantor pemerintahan yang ada sekitar wilayah tersebut," ujarnya.

Dalam pertemuan tersebut, Yota menyampaikan bahwa Menteri PU Dody Hanggodo merespons positif dan mendorong pembangunan di Sumatera Barat.

Pihak kementerian menyatakan komitmen untuk mendukung penuh kebutuhan infrastruktur daerah sepanjang pemerintah daerahnya aktif dalam memperjuangkan usulan tersebut.

×
Berita Terbaru Update