-->

Notification

×

Iklan

Iklan

Kemensos salurkan BSSE senilai Rp8 juta per keluarga korban bencana di Pariaman

Rabu, 04 Maret 2026 | 8:01 PM WIB | 0 Views Last Updated 2026-03-04T13:01:14Z

Pariaman (Pumpunan) - Sebanyak 15 keluarga di Kota Pariaman, Sumatera Barat, yang terdampak bencana hidrometeorologi pada pengujung 2025, menerima Bantuan Sosial Stimulan Ekonomi (BSSE) dari pemerintah pusat guna percepatan pemulihan ekonomi pascabencana.

"Alhamdulillah, warga yang terdampak banjir dan longsor di Pariaman hari ini mendapatkan bantuan dari Kemensos (Kementerian Sosial) RI yang masing-masingnya sebesar Rp8 juta," kata Wali Kota Pariaman Yota Balad saat penyaluran secara simbolis di Pariaman, Rabu.

Yota menyampaikan bahwa BSSE Tahun 2026 tersebut merupakan wujud nyata atensi pemerintah pusat dalam mendampingi masyarakat terdampak musibah agar dapat kembali produktif dan mandiri secara ekonomi.

Sesuai dengan petunjuk teknis penyaluran, dana stimulan sebesar Rp8 juta tersebut dibagi ke dalam dua peruntukan utama. 

Sebanyak Rp3 juta dialokasikan untuk penggantian perabotan rumah tangga yang rusak atau hanyut akibat terjangan banjir dan longsor.

Sedangkan sisanya, yakni sebesar Rp5 juta, diarahkan khusus untuk modal usaha sebagai upaya pemulihan ekonomi penerima manfaat melalui sektor Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM).

"Rp5 juta tersebut dapat dijadikan sebagai modal usaha untuk memulai usaha guna memperkuat ekonomi keluarga,” kata Yota menjelaskan.

Ia menambahkan, program BSSE ini membawa misi ganda dari pemerintah pusat, mulai dari penguatan ketahanan pangan, pemulihan sosial korban bencana, hingga pemenuhan kelayakan dasar tempat tinggal serta mendorong kemandirian ekonomi keluarga.

Atas bantuan tersebut, Yota menyampaikan apresiasi kepada Kementerian Sosial RI yang telah memberikan perhatian khusus bagi warga Kota Pariaman. Ia juga mengimbau para penerima manfaat agar memanfaatkan bantuan tersebut secara tepat sasaran sesuai peruntukannya.

Guna menjamin transparansi, penyaluran bantuan dilakukan langsung melalui PT Pos Indonesia ke rekening masing-masing penerima manfaat tanpa melalui perantara.

Meskipun secara umum dampak bencana hidrometeorologi di Pariaman tidak selevel dengan beberapa daerah lain di Sumatera Barat, namun cuaca ekstrem pada akhir tahun lalu tercatat merusak sejumlah infrastruktur publik, lahan pertanian, hingga pemukiman warga di beberapa titik.


×
Berita Terbaru Update