-->

Notification

×

Iklan

Iklan

Wisatawan antusias jajal wahana 'buayan kaliang' di Piaman Barayo 2026

Kamis, 26 Maret 2026 | 8:23 PM WIB | 0 Views Last Updated 2026-03-27T07:24:40Z

Pariaman (Pumpunan) - Wisatawan di objek wisata Pantai Gandoriah, Kota Pariaman, Sumatera Barat antusias menjajal wahana kincir ria tradisional yang digerakkan oleh tenaga manusia yaitu 'buayan kaliang' pada pelaksanaan Piaman Barayo 2026. 

"Wahana ini selalu ada setiap pelaksanaan libur lebaran di Pariaman. Wisatawan bahkan rela antre untuk bisa menjajal wahana ini," kata Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kota Pariaman Ferialdi Syarief di Pariaman, Kamis. 

Ia mengatakan Pemkot Pariaman memberikan ruang bagi pelaku usaha untuk dapat mengoperasikan wahana hiburan miliknya di sejumlah objek wisata di daerah itu guna memberikan hiburan kepada wisatawan.

Salah satu wahana yang dioperasikan di objek wisata tersebut yaitu wahana kincir tradisional. Wahana yang terbuat dari kayu pilihan dan digerakan oleh sejumlah tenaga manusia ini menyajikan tantangan yang dapat menguji adrenalin wisatawan. 

Diketahui wahana tersebut telah beroperasi di Pariaman sudah puluhan tahun dan selalu tersedia setiap libur lebaran di objek wisata Pariaman.

Menurut pemerintah setempat wahana ini dapat menarik kunjungan wisatawan apalagi mereka yang pernah naik dan merasakan sensasi di atasnya maka nantinya akan kembali menjajalnya. 

Sementara itu, pemilik usaha 'buayan kaliang' Nurhayati mengatakan usaha yang dijalankan saat ini tersebut merupakan usaha turun temurun keluarga. 

"Dulu usaha ini dikelola oleh ayah saya dengan 15 unit buayan kaliang, setelah beliau meninggal maka usaha tersebut saya yang meneruskannya sampai sekarang," katanya. 

Namun, lanjutnya karena keterbatasan lahan yang tersedia dirinya hanya bisa mengoperasikan tiga unit wahana di satu lokasi sedangkan sisanya disebar di sejumlah objek wisata lainnya. Pihaknya tidak menerapkan tarif tinggi untuk bisa menjajal wahana itu yaitu hanya Rp15 ribu per orang. 

Salah seorang wisatawan asal Kabupaten Padang Pariaman, Rini mengatakan dirinya hampir setiap tahun menjajal wahana tersebut karena dapat memacu adrenalin. Ia mengatakan jika dulu dirinya menjajal wahana itu bersama teman-teman namun sekarang bersama anak dan suaminya. 

"Sampai sekarang saya masih suka naik buayan kaliang ini karena saya suka dengan tantangan yang bisa memacu adrenalin saya apalagi ketika sampai di puncak," tambahnya. 



×
Berita Terbaru Update