-->

Feature

Iklan

Bupati Padang Pariaman minta calon haji jaga niat dan jadi duta daerah di Tanah Suci

Sabtu, 25 April 2026, 8:32 AM WIB Last Updated 2026-04-25T01:32:25Z

Padang Pariaman (Pumpunan) - Bupati Padang Pariaman John Kenedy Azis meminta 251 calon jamaah haji asal daerah itu menjaga niat yang ikhlas, memperkuat kesabaran, menjaga kesehatan, serta mematuhi seluruh aturan selama menjalankan ibadah di Tanah Suci.

Pesan itu disampaikan Bupati saat melepas secara resmi 251 calon jamaah haji tahun 1447 H/2026 M di Masjid Raya IKK Ali Mukhni, Jumat, yang dirangkai dengan penyerahan bonus kepada khafilah berprestasi sebagai bentuk apresiasi atas capaian di ajang Tilawatil Qur’an.

Kegiatan tersebut dihadiri Penjabat Sekretaris Daerah Hendra Aswara, para asisten dan staf ahli, kepala perangkat daerah, Kepala Kantor Kementerian Agama, Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Padang Pariaman, Ketua TP-PKK, para camat, calon jamaah haji, serta ASN di lingkungan Pemkab Padang Pariaman.

Meskipun diguyur hujan, antusiasme para jamaah dan peserta tetap tinggi. Acara diawali pembacaan ayat suci Al-Qur’an oleh Faiza Ilham, juara I MTQ Nasional tingkat Provinsi Sumatera Barat cabang tartil menengah, dilanjutkan tausiyah oleh Ustaz Delfiadi.

Bupati John Kenedy Azis mengaku haru dan bangga atas keberangkatan jamaah calon haji tahun ini yang berjumlah 251 orang dan terbagi dalam dua kelompok terbang.

Kloter 5 sebanyak 223 orang dijadwalkan berangkat pada 28 April 2026 menggunakan enam bus, sedangkan Kloter 14 berangkat pada 8 Mei 2026 menggunakan dua mikrobus.

“Jemaah kita terdiri dari berbagai kalangan usia, mulai dari 22 tahun hingga 86 tahun. Ini menunjukkan bahwa panggilan haji adalah panggilan keimanan yang tidak mengenal batas usia,” ujar Bupati.

Ia menekankan ibadah haji bukan hanya perjalanan fisik, tetapi perjalanan spiritual yang membutuhkan kesiapan mental, disiplin, dan keikhlasan agar para jamaah dapat meraih haji yang mabrur.

Selain itu, Bupati meminta seluruh jamaah menjadi duta yang baik bagi Kabupaten Padang Pariaman selama berada di Tanah Suci, dengan menjaga sikap, kekompakan, dan nama baik daerah.

“Kami juga menitipkan doa agar daerah kita senantiasa diberkahi, dijauhkan dari musibah, dan terus berkembang menjadi daerah yang maju, religius, dan sejahtera,” tambahnya.

Menurut dia, keberangkatan jamaah haji menjadi momentum memperkuat nilai religius masyarakat sekaligus bagian dari ikhtiar mewujudkan Padang Pariaman yang berlandaskan nilai keagamaan.

Sementara itu, Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Padang Pariaman H. Adri Ahmad, S.Hi., MA berharap seluruh proses keberangkatan hingga pelaksanaan ibadah haji berjalan lancar dan memberi dampak positif bagi daerah.

Jamaah tertua tahun ini atas nama Nazar bin Djamiun (86) dari Lubuk Alung, sementara jamaah termuda Ihsanul Hafuz (22) berasal dari Sintuk Toboh Gadang.

Pada kesempatan itu, Pemerintah Kabupaten Padang Pariaman juga menyerahkan apresiasi kepada 17 khafilah berprestasi melalui bonus secara simbolis, di antaranya Khairul Rizki sebagai Juara I cabang tafsir bahasa Indonesia putra, Faiza Ilham Juara I tartil menengah, Azwarman Juara II tartil eksekutif putra, dan Hamda Sakia Dahlan Juara II tartil dasar.

Bupati juga melakukan pemasangan kacu sebagai tanda pelepasan kepada perwakilan jamaah, yakni Nazar bin Djamiun dan Ihsanul Hafuz.

John Kenedy Azis menilai pelepasan jamaah haji dan apresiasi bagi khafilah berprestasi menjadi bagian dari komitmen pemerintah daerah dalam memperkuat pembinaan keagamaan, sekaligus pelayanan ibadah bagi masyarakat Padang Pariaman.
Komentar

Tampilkan

  • Bupati Padang Pariaman minta calon haji jaga niat dan jadi duta daerah di Tanah Suci
  • 0

Iklan