-->

Notification

×

Iklan

Iklan

DKI Jakarta Bidik Potensi Pangan Pariaman Guna Penuhi Kebutuhan Ibu Kota

Senin, 13 April 2026 | 7:34 PM WIB | 0 Views Last Updated 2026-04-13T12:34:56Z

Pariaman (Pumpunan) -  Pemerintah Provinsi DKI Jakarta melalui BUMD Food Station Tjipinang Jaya menjajaki kolaborasi strategis dengan Pemerintah Kota Pariaman, Sumatera Barat, untuk memasok kebutuhan beras dan komoditas pangan lainnya bagi warga di ibu kota negara.

Wakil Gubernur DKI Jakarta Rano Karno menyampaikan bahwa langkah ini diambil mengingat keterbatasan lahan yang dimiliki Jakarta untuk memproduksi pangan secara mandiri.

"DKI Jakarta tidak punya lahan, Jakarta hanya mungkin punya fiskal," kata Rano Karno saat menyaksikan penandatanganan kerja sama tersebut di Pariaman, Senin.

Ia mengungkapkan, kebutuhan beras di Jakarta sangat besar, mencapai 80 ribu ton setiap bulannya. Jumlah tersebut belum termasuk kebutuhan komoditas lain seperti ikan, cabai, hingga daging.

Menurut Rano, Jakarta sangat memerlukan dukungan dari daerah-daerah produktif di Indonesia, termasuk Sumatera Barat yang memiliki potensi pertanian melimpah.

"Untuk hari ini (kerjasama dengan Pariaman) masih beras namun jika ada cabai atau komoditas lainnya kami terima. Jakarta memerlukan 'support' (dukungan) dari pemerintah daerah manapun yang mungkin bisa dijalin kerjasama," ujarnya.

Lebih lanjut, ia memaparkan bahwa Jakarta mendatangkan berbagai komoditas dari luar daerah, termasuk kebutuhan sapi yang mencapai 15 ribu ekor setiap periode. 

Ia pun membuka peluang untuk memperluas cakupan kerja sama ke sektor peternakan.

"Kalau di sini bisa budidaya (sapi) kenapa tidak kita bisa melakukan itu (kerjasama)," tutur Wagub DKI tersebut.

Melalui kerja sama ini, diharapkan tidak hanya memperkuat ketahanan pangan Jakarta, tetapi juga memberikan dampak positif bagi peningkatan perekonomian petani di Kota Pariaman.

Menanggapi hal tersebut, Wali Kota Pariaman Yota Balad menyatakan kesiapannya untuk memasok hasil bumi daerahnya demi memenuhi permintaan pasar Jakarta.

"Jadi segala bentuk produk pertanian akan kami kirim kepada Jakarta," tegas Yota Balad.

Selain sektor pangan, Yota menambahkan bahwa pihaknya berencana menjajaki potensi kerja sama di sektor pariwisata guna mendongkrak perekonomian masyarakat setempat secara lebih luas.


×
Berita Terbaru Update