-->

Notification

×

Iklan

Iklan

Padang Pariaman relokasi Puskesmas Situak karena sering kebanjiran

Selasa, 14 April 2026 | 12:10 PM WIB | 0 Views Last Updated 2026-04-14T10:10:56Z


Padang Pariaman (Pumpunan) - Masalah banjir tahunan yang kerap melumpuhkan layanan kesehatan di Puskesmas Sintuk, Kecamatan Toboh Gadang, akhirnya menemui titik terang. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Padang Pariaman resmi memutuskan untuk memindahkan fasilitas kesehatan tersebut ke lokasi yang lebih aman.

Bupati Padang Pariaman, John Kenedy Azis menegaskan bahwa pemilihan lokasi baru ini didasarkan pada pertimbangan keamanan dan penghematan kas daerah. Lahan SD Negeri 15 Sintoga dipilih sebagai tempat berdirinya puskesmas yang baru.

"Dalam proses relokasi ini tidak ada pembelian tanah atau jual beli lahan. Kita sedang dalam semangat efisiensi anggaran sehingga SD Negeri 15 Sintoga (Sintuak Toboh Gadang) dipilih sebagai lokasi relokasi karena dinilai lebih aman dari risiko banjir,” tegas John Kenedy Azis di Parik Malintang, Selasa (14/4).

Relokasi ini dipastikan tidak akan membebani APBD untuk pengadaan tanah karena memanfaatkan aset daerah yang sudah ada. Lahan sekolah tersebut tersedia setelah adanya rencana penggabungan atau regrouping antara SD Negeri 15 Sintuk Toboh Gadang dengan SD Negeri 02 Sintuk Toboh Gadang.

Secara aksesibilitas, lokasi baru ini dinilai masih sangat terjangkau oleh masyarakat karena hanya berjarak sekitar dua kilometer dari titik lama.

Rencana ini ternyata bukan sekadar kebijakan lokal. John mengungkapkan bahwa pemerintah pusat telah memberikan lampu hijau melalui surat Kementerian Kesehatan kepada Kementerian Pekerjaan Umum Nomor **KK.02.04/Menkes/870/2025**. 

Surat tersebut berisi permohonan bantuan revitalisasi fasilitas kesehatan pasca-bencana hidrometeorologi.

Menurut John, kerentanan Puskesmas Sintuk terhadap banjir disebabkan oleh lokasinya yang bersisian langsung dengan aliran sungai. Padahal, sesuai Permenkes Nomor 19 Tahun 2023, puskesmas memiliki peran vital dalam menyelenggarakan pelayanan yaitu Promotif  dan Preventif, Kuratif dan Rehabilitatifz serta Paliatif.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati juga menepis kabar miring yang menyebutkan Pemkab menolak tanah hibah dan lebih memilih membeli lahan baru. Ia meminta masyarakat untuk tidak termakan isu yang tidak benar.

Ia menjelaskan relokasi tersebut merupakan langkah untuk memastikan pelayanan kesehatan bagi warga Kecamatan Sintuk Toboh Gadang tetap berjalan optimal dan tidak lagi terkendala oleh faktor alam.

Langkah ini diharapkan menjadi solusi permanen agar tenaga medis dapat bekerja maksimal tanpa harus khawatir peralatan medis rusak atau akses pasien terputus akibat genangan air setiap kali hujan deras melanda.

×
Berita Terbaru Update