-->

Feature

Iklan

Padang Pariaman Perkuat Implementasi Gerakan 7 KAIH untuk Karakter Siswa

Kamis, 14 Mei 2026, 3:14 PM WIB Last Updated 2026-05-15T08:32:23Z



Padang Pariaman (Pumpunan) -  Pemerintah Kabupaten Padang Pariaman, Sumatera Barat, memperkuat implementasi Gerakan Tujuh Kebiasaan Anak Indonesia Hebat (7 KAIH) sebagai langkah strategis untuk membangun generasi muda yang sehat, cerdas, disiplin, dan berkarakter kuat.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Padang Pariaman, Hendri di Padang Pariaman, Kamis, menegaskan bahwa program ini merupakan kebijakan nasional yang memiliki dasar hukum kuat dan wajib diterapkan secara terstruktur, mulai dari lingkungan sekolah hingga keluarga.

“Ini bukan sekadar imbauan moral atau kegiatan simbolis. Negara sudah menyiapkan regulasi dan panduan pelaksanaannya. Tugas kita di daerah adalah memastikan gerakan ini benar-benar hidup dan menjadi budaya dalam keseharian anak-anak,” tegas Hendri.

Ia menjelaskan Gerakan 7 KAIH menanamkan tujuh kebiasaan utama sejak dini, yakni bangun pagi, beribadah, berolahraga, makan sehat dan bergizi, gemar belajar, aktif bermasyarakat, serta tidur lebih awal. Kebiasaan tersebut dinilai sebagai fondasi dasar menciptakan generasi yang unggul secara akademik sekaligus memiliki akhlak mulia.

“Kalau ini dijalankan secara konsisten, maka kita sedang menyiapkan generasi emas. Bukan hanya untuk Padang Pariaman, tetapi juga untuk masa depan Indonesia,” ujarnya.

Dalam pelaksanaannya, Pemkab Padang Pariaman menggunakan pendekatan Catur Pusat Pendidikan yang menyinergikan satuan pendidikan, keluarga, masyarakat, dan media. Hendri menyebut kolaborasi lintas sektor menjadi kunci agar pembiasaan positif ini berkelanjutan.

“Sekolah tidak bisa berjalan sendiri. Keluarga adalah kunci utama. Kalau di rumah tidak dibiasakan, maka nilai-nilai yang diajarkan di sekolah akan sulit bertahan,” tambah dia.

Metode yang digunakan berbasis kesadaran (mindfulness), sehingga nilai karakter tumbuh secara alami dalam diri peserta didik jenjang PAUD hingga SMA/SMK. Langkah ini juga merujuk pada Surat Edaran Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah Nomor 14 Tahun 2025 serta Surat Edaran Bersama lintas kementerian terkait penguatan pendidikan karakter.

Di tingkat satuan pendidikan, para kepala sekolah diinstruksikan menerapkan gerakan ini secara menyenangkan, termasuk melalui pemanfaatan lagu, video edukatif, yel-yel, hingga program "Pertemuan Pagi Ceria" dan senam minimal dua kali seminggu. Selain itu, sekolah didorong menerapkan "Jeda Ceria" guna menjaga fokus siswa di sela pembelajaran.

Pemerintah Kabupaten Padang Pariaman berkomitmen terus melakukan monitoring dan evaluasi berjenjang untuk memastikan implementasi Gerakan 7 KAIH berjalan efektif dan terukur demi melahirkan generasi yang siap menghadapi tantangan masa depan.

Komentar

Tampilkan

  • Padang Pariaman Perkuat Implementasi Gerakan 7 KAIH untuk Karakter Siswa
  • 0

Iklan