-->

Feature

Iklan

Wabup Padang Pariaman minta Tuanku dan Ustadzah jadi garda depan cegah narkoba

Kamis, 25 Juni 2026, 10:00 AM WIB Last Updated 2026-06-25T11:26:41Z


Lubuk Alung (Pumpunan) - Wakil Bupati Padang Pariaman Rahmat Hidayat meminta para Tuanku dan Ustadzah yang baru dikukuhkan di Pondok Pesantren Nurul Yaqin Sadaniyyah Pasir Putih Singguling menjadi garda depan dalam membina masyarakat dan mencegah berbagai persoalan sosial, termasuk penyalahgunaan narkoba dan pergaulan bebas.

"Pengukuhan Tuanku dan Ustadzah hari ini hendaknya menjadi awal pengabdian untuk menjadi ulama dan ustadzah yang menyiarkan agama Islam serta berbagi kebaikan kepada masyarakat," kata Rahmat Hidayat saat menghadiri pengukuhan gelar Tuanku dan Ustadzah sekaligus penyerahan ijazah santri tamatan di Kecamatan Lubuk Alung, baru-baru ini.

Pada kegiatan tersebut, Pondok Pesantren Nurul Yaqin Sadaniyyah mengukuhkan delapan orang dengan gelar Tuanku dan Ustadzah serta menyerahkan ijazah kepada 42 santri tamatan tingkat Aliyah dan Tsanawiyah.

Rahmat mengatakan peran ulama, ustadz, dan ustadzah sangat dibutuhkan di tengah berbagai tantangan sosial yang dihadapi masyarakat saat ini.

Menurut dia, penyalahgunaan narkoba, pergaulan bebas, tindakan asusila, dan berbagai bentuk kejahatan sosial lainnya memerlukan keterlibatan aktif tokoh agama dalam memberikan pembinaan dan pendidikan moral kepada generasi muda.

"Masih banyak persoalan di tengah masyarakat, mulai dari narkoba, pergaulan bebas hingga tindakan asusila. Karena itu saya berharap para santri, Tuanku, dan Ustadzah yang telah dikukuhkan dapat menjadi contoh yang baik, memberikan pengaruh positif, serta menyampaikan ajaran agama yang menyejukkan dan membimbing masyarakat ke arah yang lebih baik," katanya.

Ia menambahkan pondok pesantren memiliki peran strategis dalam melahirkan generasi yang tidak hanya memiliki pemahaman agama yang kuat, tetapi juga mampu menjadi agen perubahan positif di tengah masyarakat.

Sementara itu, Kepala Satuan Polisi Pamong Praja Sumatera Barat Irwan yang hadir mewakili Gubernur Sumatera Barat mengajak para lulusan pesantren untuk terus mengembangkan ilmu dan mengabdikan diri kepada masyarakat.

"Silakan tetap berjuang, baik mengabdi di Padang Pariaman maupun di daerah lainnya. Banyak masjid dan surau yang membutuhkan peran generasi muda yang memiliki bekal ilmu agama. Teruslah belajar, sebarkan kebaikan, dan jadikan ilmu yang diperoleh sebagai modal utama untuk memberikan manfaat bagi masyarakat," katanya.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Staf Ahli Bupati Padang Pariaman, Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat, pimpinan Pondok Pesantren Nurul Yaqin Sadaniyyah, serta sejumlah tokoh masyarakat dan undangan lainnya.

Prosesi pengukuhan dan penyerahan ijazah berlangsung khidmat serta disaksikan keluarga santri yang hadir. Suasana haru dan kebanggaan mewarnai kegiatan yang menjadi penanda lahirnya kader-kader ulama baru dari pesantren tersebut.

Pemerintah Kabupaten Padang Pariaman berharap pondok pesantren terus berkontribusi mencetak generasi yang unggul dalam ilmu agama, berakhlak mulia, serta mampu menjadi teladan dalam menjaga moral dan ketahanan sosial masyarakat.


Komentar

Tampilkan

  • Wabup Padang Pariaman minta Tuanku dan Ustadzah jadi garda depan cegah narkoba
  • 0

Iklan