|
Pariaman (Pumpunan) - Rapat Paripurna Istimewa Peringatan HUT Kota Pariaman, Sumatera Barat ke-24 menjadi salah satu kegiatan peringatan berkesan yang pernah diselenggarakan semenjak daerah itu berdiri secara otonom pada 2002. Pasalnya salah satu putra terbaik Pariaman yang merupakan tokoh nasional dan puluhan tahun berkiprah di Amerika Serikat Arcandra Tahar memberikan permintaan sederhana terhadap eksekutif, legislatif serta masyarakat agar daerah itu menjadi kota yang maju.
Diketahui Komisaris Independen PLN (Persero) tersebut beberapa kali diundang oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Pariaman sebagai tokoh masyarakat untuk memberikan masukan terhadap pembangunan daerah pada saat Rapat Paripurna HUT Kota Pariaman.
Namun di usia Pariaman yang ke 24 mantan Wakil Menteri ESDM RI tersebut baru dapat memenuhi undangan menghadiri Rapat Paripurna HUT Kota Pariaman yang dipimpin oleh Ketua DPRD Pariaman Muhajir Muslim, LC, Wakil Ketua I Riza Saputra, S.Pd dan Wakil Ketua II Yogi Firman tersebut.
Pada rapat paripurna tersebut, Arcandra menjadi pusat perhatian dari peserta dan tamu undangan yang terdiri Wali Kota dan Wakil Wali Kota Pariaman, anggota DPRD, Gubernur Sumbar yang diwakili oleh Staf Ahli Bidang Pemberdayaan Kemasyarakatan dan SDM, forum komunikasi pimpinan daerah, sejumlah kepala daerah, dan tokoh masyarakat, dan berbagai pihak lainnya.
|
| . |
Menurut Arcandra, kemajuan Kota Pariaman cukup berpegang pada empat prinsip, yakni disiplin, bersih, indah, dan sungguh-sungguh dalam bekerja maupun membangun infrastruktur.
"Ini bukan untuk diperdebatkan tapi untuk direnungkan," katanya berulang kali.
Ukuran kemajuan sebuah kota bukan ditentukan oleh lamanya usia daerah itu berdiri tetapi justru terletak pada karakter pemerintah dan masyarakatnya.
Ia mencontohkan berbagai kota maju di dunia yang memiliki satu kesamaan, yakni masyarakatnya yang tertib serta bisa menjaga kebersihan. Menariknya, budaya tersebut tidak hanya dipatuhi oleh warga lokal, tetapi juga oleh para wisatawan yang datang berkunjung.
Tokoh yang sebelumnya alam bergerak di bidang perminyakan di perusahaan multinasional berbasis di Amerika Serikat itu juga menyampaikan keindahan kota tidak otomatis lahir karena pantai, gunung ataupun sungai.
Banyak kota maju di dunia justru hanya dipenuhi bangunan beton, tetapi tetap menjadi kota yang nyaman, indah, dan tertata. Artinya, keindahan merupakan hasil dari perencanaan yang matang, penataan ruang yang baik, serta konsistensi dalam menjaga lingkungan.
Ia juga menyoroti pentingnya kesungguhan dalam setiap proses pembangunan karena masih banyaknya infrastruktur yang dibangun tanpa kualitas terbaik sehingga mudah mengalami kerusakan dan tidak berfungsi dengan baik.
Ia membandingkan dengan berbagai negara maju, di mana infrastruktur dapat bertahan puluhan bahkan ratusan tahun karena dirancang dan dikerjakan secara profesional.
Menurutnya diperlukan peran pemerintah daerah baik eksekutif sebagai pelaksana maupun legislatif sebagai pengawasan agar Pariaman bisa menjadi kota yang maju.
| Staf Ahli Gubernur Sumbar Bidang Pemberdayaan Kemasyarakatan dan Sumber Daya Manusia Nizam Ul Muluk membacakan sambutan Gubernur Sumbar pada Rapat Paripurna Istimewa DPRD Pariaman dalam rangka Memperingati HUT ke 24 Kota Pariaman, di Pariaman, Kamis (2/7). |
Staf Ahli Gubernur Sumbar Bidang Pemberdayaan Kemasyarakatan dan Sumber Daya Manusia Nizam Ul Muluk saat membacakan sambutan gubernur mengatakan pemerintah provinsi meminta Kota Pariaman untuk terus memajukan sektor pariwisata guna memperkuat daerah itu sebagai salah satu destinasi wisata unggulan di provinsi tersebut.
"Pariaman memiliki laut sebagai wisata bahari, kuliner, budaya, dan 'event' (kegiatan) yang harus terus dikembangkan," ujar dia.
Potensi tersebut juga harus diiringi dengan penyediaan ruang kreativitas generasi muda untuk berinovasi dan berkarya. Tidak kalah penting kesadaran terkait kebersihan dan menjaga lingkungan juga diperlukan agar pembangunan yang dilakukan saat ini bisa memberikan manfaat pada generasi yang akan datang.
"Hal ini sejalan dengan yang disampaikan oleh Pak Arcandra Tahar yaitu tertib, bersih, dan indah," katanya.
| Ketua DPRD Pariaman Muhajir Muslim, LC., memimpin Rapat Paripurna Istimewa DPRD Pariaman dalam rangka Memperingati HUT ke 24 Kota Pariaman, di Pariaman, Kamis (2/7). |
Ketua DPRD Pariaman Muhajir Muslim, LC., mengatakan legislatif akan terus mendukung program-program pembangunan eksekutif yang berdampak positif terhadap masyarakat. Pembangunan tersebut baik bersifat fisik maupun non fisik serta mengawasinya agar berjalan dengan baik.
"Kami akan terus mendukung kerja-kerja pemerintah dengan peraturan-peraturan," ujarnya.
Alumni Universitas Al Azhar Mesir tersebut menyebutkan sejumlah program pemerintah yang didukung oleh DPRD Pariaman yaitu salah satunya Sport Tourisme. Selain itu, kata dia pertanian juga perhatian dari legislatif karena pertanian menjadi salah satu sektor peningkatan perekonomian masyarakat selain sektor wisata.
| Ketua DPRD Pariaman Muhajir Muslim, LC., memotong kue pada Rapat Paripurna Istimewa DPRD Pariaman dalam rangka Memperingati HUT ke 24 Kota Pariaman, di Pariaman, Kamis (2/7). |
DPRD juga mendukung program keagamaan yang dijalankan eksekutif karena selain mendekatkan diri masyarakat kepada Allah SWT namun juga membentuk karakter Islami warga.
Pihaknya juga akan terus melakukan pengawasan dari segi penganggaran yang diajukan serta pengawasan pelaksanaan penggunaan anggaran tersebut. Ia juga mengajak masyarakat untuk ikut serta mengawasi program dan anggaran serta memberikan masukan.
|
Visi Pemerintah Kota Pariaman di bawah kepemimpinan Wali Kota Yota Balad dan Wakil Wali Kota Pariaman Mulyadi yaitu "Mewujudkan Pariaman sebagai kota wisata yang maju, kreatif, berbasis agama dan berbudaya".
Menurut Yota Balad, pembangunan karakter masyarakat menjadi salah satu fondasi utama untuk mencapai visi tersebut. Melalui program RISALAH, singkatan dari Beriman, Saleh, dan Berakhlak, pemerintah berupaya membentuk masyarakat yang memiliki nilai-nilai keagamaan dalam kehidupan sehari-hari.
Harapannya, ketika masyarakat memahami dan mengamalkan ajaran agama, maka budaya disiplin, kebersihan, kejujuran, serta kepedulian terhadap lingkungan akan tumbuh secara alami.
Tidak saja dari sektor religi, Pemkot Pariaman juga memiliki program pengentasan kemiskinan melalui pendidikan yaitu Saga Saja Plus, pembentukan pengusaha baru melalui Satu Rumah Satu Industri, serta program-program lainnya.
Diharapkan peringatan HUT Kota Pariaman ke 24 tersebut menjadi momentum tidak saja bagi pemerintah namun juga masyarakat untuk bergerak bersama guna mewujudkan daerah yang dijuluki Kota Tabuik tersebut menjadi kota maju dari berbagai sektor.
|
| Suasana Rapat Paripurna Istimewa DPRD Pariaman dalam rangka Memperingati HUT ke 24 Kota Pariaman, di Pariaman, Kamis (2/7). |
|