|
Pariaman ((Pumpunan) – Komisaris Independen PT PLN (Persero) Arcandra Tahar meminta Pemerintah Kota Pariaman, Sumatera Barat, menerapkan empat langkah utama agar mampu mewujudkan visi sebagai kota maju, yakni menjaga kebersihan, disiplin, keindahan, dan kesungguhan dalam bekerja.
"Lakukan empat hal saja. Bersih, disiplin, indah, dan sungguh-sungguh," kata Arcandra saat menyampaikan sambutan sebagai tokoh masyarakat pada Rapat Paripurna Istimewa peringatan HUT ke-24 Kota Pariaman di Pariaman, Kamis.
Ia menilai kemajuan suatu daerah tidak ditentukan oleh usia pemerintahan, melainkan oleh perilaku pemerintah dan masyarakat dalam menjalankan kehidupan sehari-hari.
Menurut dia, kota-kota maju di berbagai negara umumnya memiliki lingkungan yang bersih, masyarakat yang tertib, serta mampu membangun budaya disiplin yang juga diikuti oleh para pendatang maupun wisatawan.
Arcandra mengatakan penataan kota juga harus dilakukan secara serius agar mampu menghadirkan kawasan yang indah dan nyaman. Menurutnya, keindahan kota tidak hanya bergantung pada kekayaan alam.
"Ini bukan soal gunung dan sungai, kota indah bukan semata-mata karena kekayaan alam. Banyak kota maju hanya terdiri dari hutan beton," ujarnya.
Mantan Wakil Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral itu juga menyoroti pentingnya kesungguhan dalam membangun infrastruktur. Ia menilai banyak proyek mudah rusak karena tidak dikerjakan secara profesional, berbeda dengan infrastruktur di sejumlah negara maju yang mampu bertahan hingga puluhan bahkan ratusan tahun.
Selain itu, Arcandra mengkritik masih adanya budaya menitipkan absensi di lingkungan pemerintahan. Menurut dia, kehadiran di tempat kerja merupakan bentuk tanggung jawab dan kesadaran setiap individu.
Sementara itu, Wali Kota Pariaman Yota Balad mengatakan pemerintah daerah mengusung visi "Terwujudnya Pariaman Kota Wisata yang Maju, Kreatif Berbasis Agama dan Berbudaya".
Ia menyampaikan salah satu upaya mewujudkan visi tersebut dilakukan melalui penguatan karakter masyarakat lewat program RISALAH atau Beriman, Saleh, dan Berakhlak.
"Ketika masyarakat Pariaman paham agama maka mudah-mudahan apa yang diajarkan dalam Islam dapat dilaksanakan," katanya.
Yota mengatakan program tersebut telah dijalankan sejak awal masa kepemimpinannya sebagai bagian dari pembangunan sumber daya manusia di Kota Pariaman.
Di sisi lain, Ketua DPRD Kota Pariaman Muhajir Muslim menegaskan lembaganya akan terus mendukung program-program pemerintah daerah melalui peraturan sekaligus menjalankan fungsi pengawasan agar pembangunan berlangsung merata dan tepat sasaran.
"Pengawasan harus dilakukan secara bersama-sama tidak saja penganggarannya tapi juga pelaksanaannya," ujar Muhajir.