Pariaman (Pumpunan) - Pemerintah Kota Pariaman, Sumatera Barat, mendampingi para nelayan lokal saat membeli Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) guna mempermudah akses sekaligus memastikan penyaluran bahan bakar tepat sasaran.
Kepala Bidang Perikanan dan Kelautan Dinas Pertanian Pangan dan Perikanan (DP3) Kota Pariaman, Zainal, mengatakan kegiatan pendampingan tersebut telah berjalan selama satu bulan dengan melibatkan aparat kepolisian setempat.
"Pendampingan ini dilakukan agar petugas SPBU dan masyarakat tahu bahwa yang membeli memang benar-benar nelayan. Langkah ini juga mempermudah pengawasan kepolisian dalam mengantisipasi penyalahgunaan BBM bersubsidi," kata Zainal di Pariaman, Senin.
Ia menjelaskan, selain memberikan pendampingan langsung di lapangan bersama personel kepolisian, DP3 Kota Pariaman bertugas menerbitkan surat rekomendasi pembelian BBM bersubsidi bagi nelayan yang telah memiliki Kartu Pelaku Usaha Kelautan dan Perikanan (Kusuka).
Zainal menambahkan, PT Pertamina Patra Niaga telah menunjuk SPBU Toboh Pariaman sebagai lokasi resmi penyaluran BBM bersubsidi bagi nelayan di wilayah tersebut.
Dalam kurun waktu satu bulan, DP3 Kota Pariaman mencatat sedikitnya 130 permohonan rekomendasi pembelian BBM bersubsidi yang diajukan oleh nelayan, baik untuk operasional kapal kapasitas kecil hingga kapal besar seperti jenis payang dan bagan.
Melalui skema pendampingan dan pengawasan bersama ini, Pemkot Pariaman berharap ketersediaan bahan bakar bagi nelayan tetap terjaga sehingga aktivitas penangkapan ikan di laut dapat berjalan lancar tanpa kendala pasokan.