PARIK MALINTANG (Pumpunan) - Wakil Bupati Padang Pariaman, Rahmat Hidayat, mengingatkan seluruh panitia pemilihan tingkat nagari untuk menjaga netralitas dan profesionalisme guna menjamin kesuksesan pelaksanaan Pemilihan Wali Nagari (Pilwana) serentak tahun 2026 di daerah tersebut.
Hal tersebut ditegaskan Wakil Bupati saat membuka secara resmi Bimbingan Teknis (Bimtek) bagi Panitia Pilwana Serentak tahun 2026 yang berlangsung di Parik Malintang, Rabu.
"Kita semua berharap Pilwana serentak tahun 2026 ini berjalan dengan aman, damai, dan demokratis. Untuk itu, netralitas panitia menjadi kunci utama. Jangan sampai ada keberpihakan yang bisa memicu konflik di tengah masyarakat," ujar Rahmat Hidayat di hadapan para peserta Bimtek.
Wabup menjelaskan bahwa pelaksanaan Pilwana merupakan momentum krusial bagi keberlanjutan kepemimpinan di tingkat nagari. Oleh sebab itu, integritas penyelenggara mulai dari tingkat kabupaten hingga nagari harus tetap terjaga sesuai dengan regulasi yang berlaku.
Ia juga menekankan pentingnya pemahaman yang mendalam terhadap aturan main dalam setiap tahapan pemilihan, mulai dari pemutakhiran data pemilih hingga proses penghitungan suara nantinya.
"Panitia harus bekerja secara profesional dan memahami aturan yang berlaku. Bimtek ini sangat penting diikuti agar tidak terjadi kesalahan administrasi maupun teknis di lapangan," katanya.
Bimtek tersebut diikuti oleh perwakilan panitia pemilihan dari berbagai nagari yang akan menyelenggarakan pesta demokrasi tingkat lokal tersebut.
Selain materi teknis penyelenggaraan, para peserta juga dibekali dengan pemahaman mengenai mitigasi potensi sengketa pemilihan.
Pemerintah Kabupaten Padang Pariaman berharap melalui pembekalan yang matang, Pilwana 2026 dapat melahirkan pemimpin-pemimpin nagari yang berkualitas dan memiliki legitimasi kuat dari masyarakat.
Turut hadir dalam pembukaan Bimtek tersebut sejumlah pejabat di lingkungan Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Padang Pariaman serta unsur terkait lainnya.
