Bupati Padang Pariaman, Sumbar John Kenedy Azis (kiri) secara simbolis menerima bantuan bencana alam dari Menteri Kebudayaan RI untuk jamaah Surau Gadang Syekh Burhanuddin.
Parik Malintang (Pumpunan) - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Padang Pariaman, Sumatera Barat mengusulkan peningkatan status Surau Gadang Syekh Burhanuddin kepada Kementerian Kebudayaan agar dapat ditetapkan sebagai Cagar Budaya Tingkat Nasional.
Bupati Padang Pariaman John Kenedy Azis di Parik Malintang, Jumat, mengatakan usulan tersebut disampaikan langsung saat kunjungan Menteri Kebudayaan (Menbud) RI Fadli Zon ke Surau Gadang Syekh Burhanuddin pada Kamis (12/3).
Langkah ini diambil karena bangunan bersejarah tersebut dinilai memiliki nilai sejarah, spiritual, dan budaya yang sangat besar bagi masyarakat Minangkabau.
"Sejak 2022 hingga 2025 tercatat sebanyak 98 cagar budaya di Padang Pariaman. Dan ada yang sudah ditetapkan sebagai Cagar Budaya Nasional," kata John Kenedy Azis.
Ia merinci bahwa objek yang telah menyandang status Cagar Budaya Nasional saat ini adalah Makam Syekh Burhanuddin, selain itu terdapat pula 15 Warisan Budaya Tak Benda (WBTB) yang berasal dari daerah tersebut.
Menurut John, data capaian tersebut merupakan hasil kerja keras pemerintah daerah dalam menjaga aset sejarah.
Ia mengatakan data tersebut merupakan mencerminkan keseriusan pemerintah daerah dalam menginventarisasi kekayaan sejarah yang dimiliki oleh Padang Pariaman.
Dalam upaya pelestarian warisan budaya, Pemkab Padang Pariaman terus konsisten melaksanakan berbagai kegiatan kebudayaan, mulai dari penyelenggaraan 100 Festival hingga peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW berskala kabupaten.
Dalam ajang 100 Festival tersebut, berbagai kesenian, kuliner, dan tradisi khas Minangkabau Padang Pariaman ditampilkan.
Sementara pada perayaan Maulid Nabi, ditampilkan sejumlah warisan tak benda, salah satunya tradisi malamang.
Bupati menegaskan bahwa kekayaan budaya daerah, baik yang bersifat bendawi maupun tak benda, merupakan aset besar yang harus terus dihidupkan di tengah masyarakat. Hal ini menjadi kebanggaan serta tanggung jawab bersama agar tetap terjaga dan lestari.
Momentum kedatangan Menbud Fadli Zon diharapkan dapat memperkuat pelestarian dan pengembangan warisan budaya di daerah tersebut.
Dalam kunjungannya ke Surau Gadang Syekh Burhanuddin, Menbud Fadli Zon juga menyerahkan bantuan sosial berupa 300 paket perlengkapan alat shalat kepada jamaah surau sebagai bentuk kepedulian pascabencana yang melanda wilayah itu