-->

Feature

Iklan

PDAM Padang Pariaman matangkan transformasi hingga jadi rujukan daerah lain

Jumat, 08 Mei 2026, 8:03 PM WIB Last Updated 2026-05-09T03:05:55Z

Padang Pariaman (Pumpunan) - Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Anai, Kabupaten Padang Pariaman, Sumatera Barat, terus mengoptimalkan transformasi menyeluruh pada sektor tata kelola dan digitalisasi sistem pelayanan guna meningkatkan efisiensi perusahaan hingga kini menjadi rujukan bagi perusahaan serupa.

"Kami terus berupaya mewujudkan harapan besar warga Padang Pariaman pada PDAM Tirta Anai dengan melakukan transformasi di berbagai bidang," kata Direktur PDAM Tirta Anai Padang Pariaman Aznil Mardin di 2x11 Enam Lingkung, Jumat.

Aznil menjelaskan bahwa dalam kurun satu tahun terakhir, pihaknya fokus membenahi tata kelola internal melalui analisis jabatan dan beban kerja. Langkah ini dilakukan agar penempatan personil sesuai dengan kompetensi yang dimiliki.

Selain itu, Perusahaan Umum Daerah (Perumda) tersebut juga telah mengadopsi inovasi teknologi informasi untuk sistem kepegawaian, mulai dari pengelolaan database, absensi, hingga sistem penggajian digital.

Transformasi tersebut juga menyentuh aspek pelayanan pelanggan. Hingga tahun 2025, tercatat jumlah sambungan rumah telah mencapai 39.937 unit yang didukung oleh ekosistem digital terintegrasi.

Ia memerinci beberapa inovasi unggulan dalam sistem pelayanan tersebut, di antaranya 'Si-cigin' yang merupakan layanan tanggap darurat untuk penanganan cepat masalah infrastruktur pada Unit Air Baku, Produksi, hingga Distribusi.

Selanjutnya terdapat 'Si-komit' yang difungsikan untuk percepatan optimalisasi penagihan tunggakan, serta 'Si-pinggan' sebagai sistem terintegrasi berbasis data pelanggan.

"Selain memiliki nomor pusat layanan, kami juga memiliki sejumlah akun media sosial resmi sebagai sarana penyebaran luasan informasi dan bagi pelanggan dapat menjadi wadah menyampaikan keluhan layanan PDAM Tirta Anai," katanya.

Sebagai sarana edukasi dan informasi kepada publik, Perumda Tirta Anai juga aktif memproduksi konten kreatif melalui program Water UP dan Podcast Ciloteh.

Di sisi lain, guna menjaga stabilitas distribusi air pascabencana pada akhir 2025 yang merusak infrastruktur utama, perusahaan tengah melakukan langkah mitigasi melalui pembuatan sumur bor di beberapa titik strategis, seperti Lubuk Alung, Sungai Limau, 2x11 Kayu Tanam, dan Sintuak Toboh Gadang.

"Kami juga sedang melakukan diversifikasi usaha melalui lini bisnis Air Minum Dalam Kemasan (AMDK), minimarket, rental mobil, hingga produksi es kristal demi memperkuat finansial perusahaan," ujarnya.

Keberhasilan langkah transformasi ini mulai menarik minat banyak pengelola air minum dari daerah lain. Salah satunya adalah Perumda Air Minum Tirta Sako Batuah (TSB) Kabupaten Sarolangun, Jambi, yang melakukan kunjungan studi tiru.

Aznil menyebutkan, kunjungan sebanyak 12 orang dari Perumda TSB pada Rabu (6/5) tersebut secara khusus mendalami penguatan manajemen internal, inovasi layanan digital, serta strategi pengelolaan media sosial yang telah diterapkan di Padang Pariaman.

Komentar

Tampilkan

  • PDAM Padang Pariaman matangkan transformasi hingga jadi rujukan daerah lain
  • 0

Iklan