-->

Feature

Iklan

Padang Pariaman dorong keberlanjutan pembangunan Asrama Haji di Batang Anai

Senin, 29 Juni 2026, 6:23 PM WIB Last Updated 2026-06-30T11:26:05Z


Jakarta (Pumpunan) - Pemerintah Kabupaten Padang Pariaman mendorong pembangunan Asrama Haji Provinsi Sumatera Barat di Batang Anai tidak hanya menjadi tempat transit jamaah, tetapi berkembang sebagai pusat layanan haji regional yang melayani jamaah dari sejumlah provinsi di Pulau Sumatera.


Komitmen tersebut disampaikan Bupati Padang Pariaman John Kenedy Azis saat melakukan audiensi dengan Menteri Haji dan Umrah RI, K.H. Mochamad Irfan Yusuf, di Kantor Kementerian Haji dan Umrah, Jakarta, Senin (29/6), sekaligus menyerahkan Proposal Pengembangan Embarkasi Haji Sumatera Barat di Kabupaten Padang Pariaman.


Bupati mengatakan lokasi Asrama Haji di Batang Anai memiliki keunggulan karena hanya berjarak sekitar 2,5 kilometer dari Bandara Internasional Minangkabau (BIM), sehingga dinilai mampu meningkatkan efisiensi pelayanan keberangkatan maupun kepulangan jamaah.


"Pemkab Padang Pariaman berkomitmen memberikan dukungan penuh agar pembangunan Asrama Haji ini dapat segera dituntaskan. Kehadiran embarkasi yang representatif akan memberikan pelayanan yang lebih optimal kepada jamaah haji sekaligus menjadi kebanggaan masyarakat Sumatera Barat," katanya.


Ia menjelaskan, selain melayani jamaah asal Sumatera Barat, embarkasi tersebut diproyeksikan mampu memberikan pelayanan kepada calon jamaah dari Provinsi Jambi dan Bengkulu.


Menurut dia, kebutuhan pengembangan embarkasi semakin mendesak karena jumlah calon jamaah haji terus meningkat setiap tahun, sementara masa tunggu keberangkatan di Sumatera Barat masih cukup panjang.


John Kenedy Azis mengatakan kawasan Asrama Haji yang tengah dibangun memiliki luas sekitar 10 hektare, jauh lebih besar dibandingkan embarkasi yang saat ini digunakan dengan luas sekitar tiga hektare dan berjarak sekitar 25 kilometer dari Bandara Internasional Minangkabau.


Lahan yang lebih luas tersebut, lanjutnya, memberikan peluang untuk mengembangkan kawasan embarkasi haji yang terintegrasi dengan berbagai fasilitas pendukung pelayanan jamaah.


Dalam proposal yang disampaikan kepada Menteri Haji dan Umrah, Pemerintah Kabupaten Padang Pariaman mengusulkan dukungan anggaran sebesar Rp250 miliar untuk mempercepat penyelesaian pembangunan kawasan embarkasi tersebut.


Pemerintah daerah juga merancang kawasan Asrama Haji tidak hanya berfungsi sebagai tempat transit jamaah, tetapi menjadi pusat penyelenggaraan pelayanan ibadah haji, pendidikan, pelatihan, pembinaan umat, serta pengembangan kegiatan keislaman.


Menurut Pemkab Padang Pariaman, keberadaan pusat layanan tersebut diharapkan mampu memberikan manfaat yang lebih luas terhadap pengembangan sektor sosial, pendidikan, ekonomi, dan keagamaan di Sumatera Barat, sekaligus memperkuat posisi daerah sebagai salah satu simpul pelayanan haji di wilayah barat Indonesia.

Komentar

Tampilkan

  • Padang Pariaman dorong keberlanjutan pembangunan Asrama Haji di Batang Anai
  • 0

Iklan