-->

Feature

Iklan

Padang Pariaman kejar target "Zero Stunting" lewat gerakan GENTING

Jumat, 12 Juni 2026, 5:26 PM WIB Last Updated 2026-06-12T10:26:53Z
Wakil Bupati Padang Pariaman Rahmat Hidayat



Padang Pariaman (Pumpunan) - Pemerintah Kabupaten Padang Pariaman, Sumatera Barat, mengintensifkan Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting (GENTING) sebagai langkah strategis lintas sektor untuk mengejar target daerah bebas stunting atau Zero Stunting.


Wakil Bupati Padang Pariaman Rahmat Hidayat di Parit Malintang, Jumat, menegaskan bahwa upaya melahirkan generasi unggul dan berkualitas tidak dapat bertumpu pada kapasitas pemerintah semata, melainkan membutuhkan keterlibatan aktif dan gotong royong dari seluruh elemen masyarakat.


"Menjadi Orang Tua Asuh bukan hanya memberi bantuan, tetapi menjadi bagian dari ikhtiar besar menyelamatkan masa depan anak-anak kita," kata Rahmat saat membuka Pertemuan GENTING Kabupaten Padang Pariaman Tahun 2026.


Menurut dia, dampak buruk stunting bersifat permanen karena berkaitan erat dengan perkembangan otak, tingkat kecerdasan, serta produktivitas generasi masa depan. Oleh karena itu, intervensi pencegahan harus dilakukan secara masif dan terukur sejak 1.000 Hari Pertama Kehidupan (HPK).


Rahmat menambahkan, kekuatan utama dari program GENTING terletak pada kolaborasi inklusif yang melibatkan berbagai pihak, mulai dari aparatur pemerintah, dunia usaha, lembaga sosial, perguruan tinggi, media, hingga masyarakat umum untuk menjadi orang tua asuh bagi keluarga yang berisiko.


Sementara itu, Kepala Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB) Kabupaten Padang Pariaman Azwarman menjelaskan, program GENTING merupakan salah satu prioritas Quick Win dari Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/BKKBN yang bertumpu pada semangat kemitraan.


Ia memaparkan bahwa dukungan yang disalurkan oleh para Orang Tua Asuh dirancang secara komprehensif, mencakup intervensi nutrisi maupun non-nutrisi.


"Bantuan tidak hanya berupa pemenuhan nutrisi pangan, tetapi juga dukungan non-nutrisi seperti penyediaan akses air bersih, fasilitas sanitasi yang layak, edukasi pola pengasuhan, hingga program pemberdayaan ekonomi keluarga," ujar Azwarman.


Langkah taktis melalui gerakan kolektif ini, lanjutnya, juga merupakan wujud implementasi nyata dari pelaksanaan Peraturan Presiden Nomor 72 Tahun 2021 tentang Percepatan Penurunan Stunting di tingkat daerah.


Melalui pelaksanaan GENTING, pemerintah daerah menargetkan perluasan cakupan pendampingan dan penyaluran bantuan kemitraan agar dapat menjangkau lebih banyak keluarga berisiko stunting di seluruh wilayah nagari.


Pertemuan GENTING Tahun 2026 tersebut diikuti oleh 111 peserta yang memobilisasi berbagai unsur pemangku kepentingan, meliputi jajaran pemerintah daerah, TP PKK, Gabungan Organisasi Wanita (GOW), Dharma Wanita Persatuan (DWP), BAZNAS, sektor swasta, puskesmas, penyuluh KB, hingga Forum Wali Nagari, dengan menghadirkan narasumber dari BKKBN Provinsi Sumatera Barat.

Komentar

Tampilkan

  • Padang Pariaman kejar target "Zero Stunting" lewat gerakan GENTING
  • 0

Iklan