Pumpunan - Banyak orang tua yang mengalami stres karena memikirkan buah hatinya tidak mau makan. Tidak jarang dari orang tua memberikan sejumlah suplemen baik berupa madu bahkan vitamin namun terkadang tidak berhasil.
Namun sebelum memberikan suplemen, orang tua dapat mencoba beberapa langkah sederhana.
Pertama, berikan makanan dalam porsi kecil tetapi lebih sering. Porsi yang terlalu banyak dapat membuat anak merasa terbebani.
Kedua, sajikan makanan dengan variasi warna, tekstur, dan bentuk agar lebih menarik. Anak juga dapat dilibatkan dalam memilih atau menyiapkan makanan.
Ketiga, batasi makanan ringan dan minuman manis menjelang waktu makan karena dapat membuat anak kenyang sebelum makanan utama.
Keempat, buat suasana makan menyenangkan. Hindari memaksa, mengancam, atau memberikan hukuman ketika anak tidak menghabiskan makanan.
Kelima, pastikan menu harian mengandung sumber karbohidrat, protein, lemak, sayur, buah, serta cairan yang cukup sesuai kebutuhan anak.
Kapan anak perlu diperiksa dokter?
Orang tua sebaiknya tidak hanya mengandalkan vitamin apabila anak mengalami masalah makan yang berlangsung lama.
Pemeriksaan tenaga kesehatan diperlukan apabila anak mengalami penurunan berat badan, pertumbuhan tidak sesuai grafik, sangat lemas, sering sakit, mengalami kesulitan makan yang berat, atau hanya mengonsumsi jenis makanan yang sangat terbatas.
Dokter dapat menilai pertumbuhan anak berdasarkan berat badan, tinggi badan, usia, serta pola makan. Jika ditemukan kekurangan zat gizi tertentu, dokter dapat menentukan apakah anak membutuhkan suplemen dan jenis serta dosis yang sesuai.
Vitamin dan mineral memang memiliki peran penting dalam mendukung pertumbuhan dan kesehatan anak. Beberapa zat gizi seperti vitamin B, vitamin D, vitamin A, zinc, dan zat besi dapat berperan dalam berbagai fungsi tubuh yang berkaitan dengan kondisi dan perkembangan anak.
Namun, tidak ada satu jenis vitamin yang secara otomatis menjadi solusi untuk semua anak yang sulit makan. Fokus utama tetap pada pola makan bergizi seimbang, kebiasaan makan yang baik, dan mencari penyebab apabila gangguan nafsu makan berlangsung terus-menerus.
Jika orang tua ingin memberikan suplemen penambah nafsu makan, sebaiknya konsultasikan terlebih dahulu dengan dokter atau tenaga kesehatan agar pemberiannya sesuai dengan usia dan kebutuhan anak