Anam Lingkuang (Pumpunan) - Pemerintah Kabupaten Padang Pariaman, Sumatera Barat, memilih membangun trase jalan baru sebagai solusi permanen untuk memulihkan akses transportasi warga setelah longsor memutus ruas jalan di Korong Sungai Pingai, Nagari Aur Malintang Selatan, Kecamatan IV Koto Aur Malintang.
Penjabat Sekretaris Daerah Kabupaten Padang Pariaman Hendra Aswara di Parik Malintang, Rabu, mengatakan keputusan tersebut diambil setelah pemerintah daerah bersama Anggota DPR RI Arisal Aziz, pemerintah nagari, masyarakat, dan instansi terkait melakukan peninjauan serta kajian di lokasi bencana.
"Pembangunan trase jalan baru merupakan solusi terbaik demi keselamatan masyarakat. Dengan dukungan semua pihak, kita berharap akses ini dapat segera dibuka sehingga aktivitas masyarakat kembali berjalan normal," katanya.
Ia menjelaskan pembangunan trase baru dipilih karena ruas jalan lama mengalami kerusakan akibat longsor sehingga dinilai tidak lagi aman untuk digunakan masyarakat.
Menurut Hendra, langkah tersebut tidak hanya bertujuan memulihkan akses transportasi yang terputus, tetapi juga menghadirkan infrastruktur yang lebih aman terhadap potensi bencana pada masa mendatang.
Untuk mempercepat pelaksanaan pembangunan, Anggota DPR RI Arisal Aziz menyatakan kesiapannya membantu mengganti rugi lahan milik warga yang terdampak pembangunan trase jalan baru. Dukungan tersebut diharapkan mempercepat proses pembebasan lahan sehingga pekerjaan pembukaan akses dapat segera dimulai.
Pemerintah Kabupaten Padang Pariaman mengapresiasi sinergi pemerintah pusat, pemerintah daerah, pemerintah nagari, dan masyarakat dalam mempercepat penanganan dampak bencana.
Hendra mengatakan putusnya akses jalan di Korong Sungai Pingai akibat longsor telah menghambat mobilitas masyarakat dan aktivitas perekonomian warga sehingga penanganan menjadi prioritas pemerintah daerah.
Ia menegaskan pemerintah daerah akan mengawal pembangunan trase jalan baru hingga tuntas agar akses transportasi kembali normal, aktivitas ekonomi masyarakat pulih, dan keselamatan pengguna jalan lebih terjamin.
Sebelumnya, Pemerintah Kabupaten Padang Pariaman menetapkan empat titik longsor sebagai prioritas penanganan setelah hujan berintensitas tinggi yang mengguyur wilayah itu pada Senin (3/8) menyebabkan sejumlah ruas jalan terputus.
Bupati Padang Pariaman John Kenedy Azis telah menginstruksikan BPBD, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR), pemerintah kecamatan, pemerintah nagari, serta berkoordinasi dengan TNI dan Polri untuk mempercepat penanganan agar akses masyarakat dapat kembali normal.