-->

Feature

Iklan

Pemkab Padang Pariaman fokus pulihkan akses usai empat titik longsor

Selasa, 04 Agustus 2026, 4:39 PM WIB Last Updated 2026-08-05T11:39:43Z


Anam Lingkuang (Pumpunan) - Pemerintah Kabupaten Padang Pariaman, Sumatera Barat, memfokuskan penanganan pada pemulihan akses transportasi masyarakat setelah empat titik longsor akibat hujan berintensitas tinggi memutus sejumlah ruas jalan di daerah itu.

Bupati Padang Pariaman John Kenedy Azis di Parik Malintang, Selasa, mengatakan seluruh organisasi perangkat daerah terkait telah diperintahkan bergerak cepat agar jalur yang terdampak dapat segera dibuka kembali.

"Keselamatan masyarakat adalah prioritas utama. Seluruh perangkat daerah kami minta meningkatkan koordinasi guna mempercepat penanganan di lapangan dan memastikan kebutuhan masyarakat terdampak terpenuhi," katanya.

Ia mengatakan pemerintah daerah mengerahkan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR), pemerintah kecamatan, pemerintah nagari, serta berkoordinasi dengan TNI dan Polri untuk mempercepat penanganan bencana.

Empat lokasi yang menjadi prioritas penanganan berada di Korong Kampuang Parit, Nagari Kudu Gantiang, Kecamatan V Koto Timur; Korong Simpang Puruik, Nagari Lurah Ampalu, Kecamatan VII Koto Sungai Sariak; Korong Tanjung Balik, Nagari Lareh Nan Panjang Selatan, Kecamatan VII Koto Sungai Sariak; serta Korong Sungai Pingai, Nagari III Koto Aur Malintang Selatan, Kecamatan IV Koto Aur Malintang.

Di Korong Kampuang Parit, material longsor menutup badan jalan menuju Kecamatan VII Koto Padang Sago sehingga BPBD bersama pemerintah nagari dan Dinas PUPR menyiapkan alat berat untuk membersihkan timbunan material.

Sementara itu, longsor di Korong Simpang Puruik dan Korong Tanjung Balik juga menutup badan jalan sehingga menghambat akses warga dan masih dalam proses penanganan.

Kerusakan paling parah terjadi di Korong Sungai Pingai. Badan jalan di lokasi tersebut terban sepanjang sekitar tujuh meter dengan kedalaman sekitar 15 meter sehingga seluruh kendaraan tidak dapat melintas.

Menurut John Kenedy Azis, pemerintah daerah tidak hanya melakukan penanganan darurat di lokasi tersebut, tetapi juga menyiapkan kajian teknis bersama instansi terkait, termasuk opsi pembangunan trase jalan baru agar akses masyarakat dapat dipulihkan secara lebih aman dan berkelanjutan.

Ia mengatakan hingga Senin malam tidak terdapat korban jiwa akibat bencana tersebut. Namun, kebutuhan alat berat masih menjadi prioritas untuk mempercepat pembersihan material longsor dan penanganan jalan yang rusak.

Selain longsor, cuaca ekstrem juga menyebabkan sejumlah pohon tumbang yang menimpa rumah warga dan menutup beberapa ruas jalan sehingga sempat mengganggu arus lalu lintas.

Pemerintah Kabupaten Padang Pariaman mengimbau masyarakat yang tinggal di kawasan perbukitan, dekat pepohonan, maupun daerah rawan banjir agar tetap waspada mengingat potensi hujan disertai angin kencang masih berpeluang terjadi di sejumlah wilayah Sumatera Barat.

"Pemerintah Kabupaten Padang Pariaman akan terus hadir di tengah masyarakat dalam setiap kondisi. Kami memastikan seluruh jajaran tetap siaga melakukan penanganan hingga kondisi di wilayah terdampak kembali pulih," katanya.

Komentar

Tampilkan

  • Pemkab Padang Pariaman fokus pulihkan akses usai empat titik longsor
  • 0

Iklan