-->

Feature

Iklan

Aktivitas sekolah di Padang Pariaman tetap berjalan di tengah kabut asap dengan penyesuaian

Senin, 07 September 2026, 1:02 PM WIB Last Updated 2026-09-07T06:04:39Z
Ilustrasi 



Anam Lingkuang (Pumpunan) - Aktivitas belajar mengajar di sejumlah sekolah di Kabupaten Padang Pariaman, Sumatera Barat, masih berlangsung normal meskipun kualitas udara di daerah itu berada pada kategori tidak sehat akibat kabut asap.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Padang Pariaman Hendri mengatakan proses pembelajaran tetap dilaksanakan dengan sejumlah penyesuaian, terutama dengan mengurangi aktivitas siswa dan tenaga pendidik di luar ruangan.

"Status sekarang masih siaga. Untuk kegiatan belajar di sekolah masih berjalan seperti biasa, cuma sudah diarahkan untuk mengurangi aktivitas di luar ruang," kata Hendri di Anam Lingkuang, Senin.

Menurut dia, kebijakan tersebut merupakan langkah antisipasi pemerintah untuk melindungi siswa dan tenaga pendidik dari potensi dampak kesehatan akibat memburuknya kualitas udara.

Sekolah juga diimbau membatasi kegiatan yang mengharuskan siswa maupun guru beraktivitas di ruang terbuka, terutama apabila kondisi pencemaran udara mengalami peningkatan.

Hendri mengatakan pemerintah daerah terus memantau perkembangan kualitas udara dan akan menyesuaikan kebijakan penyelenggaraan pendidikan berdasarkan informasi serta rekomendasi dari instansi yang berwenang.

Apabila terjadi peningkatan pencemaran udara hingga berpotensi menimbulkan risiko lebih besar bagi kesehatan, pemerintah daerah akan mengambil langkah lebih lanjut terhadap pelaksanaan kegiatan belajar mengajar.

"Kalau nanti ada eskalasi terhadap peningkatan pencemaran udara yang dikeluarkan oleh institusi yang berwenang, nanti akan diambil kebijakan terhadap penyelenggaraan proses belajar mengajar di sekolah," ujarnya.

Sebelumnya, Pemerintah Kabupaten Padang Pariaman, Sumatera Barat, mengimbau masyarakat membatasi aktivitas di luar ruangan dan menggunakan masker sebagai langkah antisipasi terhadap dampak kabut asap yang menyebabkan kualitas udara di daerah itu masuk kategori tidak sehat.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup, Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan Kabupaten Padang Pariaman Andri Satria Masri mengatakan berdasarkan pemantauan, Indeks Standar Pencemar Udara (IPSU) di daerah itu telah mencapai 149 atau berada pada kategori tidak sehat.
Komentar

Tampilkan

  • Aktivitas sekolah di Padang Pariaman tetap berjalan di tengah kabut asap dengan penyesuaian
  • 0

Iklan