PADANG PARIAMAN (Pumpunan) — Bupati Padang Pariaman John Kenedy Azis menegaskan masyarakat di daerah itu tetap mendapatkan pelayanan kesehatan meskipun kepesertaan BPJS Kesehatan tidak aktif atau memiliki keterbatasan kemampuan membayar.
“Alhamdulillah, tidak ada satu pun rumah sakit ataupun Puskesmas di Kabupaten Padang Pariaman yang menolak masyarakat untuk berobat karena BPJS-nya tidak aktif atau karena tidak mampu membayar,” kata John Kenedy Azis saat peresmian RSUD Muslim Kasim di Parit Malintang, Senin (21/9).
Menurut Bupati, masyarakat miskin maupun masyarakat yang kepesertaan BPJS Kesehatannya tidak aktif tetap mendapatkan perhatian dan bantuan dalam memperoleh pelayanan kesehatan.
Ia mengatakan komitmen tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah dalam memastikan masyarakat memperoleh akses pelayanan kesehatan.
Terkait Universal Health Coverage (UHC), John Kenedy mengatakan Pemerintah Kabupaten Padang Pariaman masih terus melakukan berbagai upaya untuk meningkatkan cakupan kepesertaan masyarakat.
Ia mengakui kemampuan APBD daerah masih terbatas untuk memberikan kontribusi pembiayaan UHC seperti sejumlah kabupaten/kota lainnya.
Karena itu, pemerintah daerah mengembangkan pola kolaborasi dengan melibatkan masyarakat Padang Pariaman yang berada di ranah maupun rantau untuk membantu masyarakat di daerah tersebut.
“Alhamdulillah, dalam satu tahun terakhir perkembangannya cukup baik. Kita memang belum bisa seperti kabupaten/kota lainnya memberikan kontribusi melalui APBD terhadap UHC, tetapi kita melibatkan masyarakat, baik yang di ranah maupun di rantau, untuk membantu masyarakat di Kabupaten Padang Pariaman,” jelasnya.
Menurut dia, upaya tersebut menunjukkan perkembangan positif karena Padang Pariaman yang sebelumnya berada di posisi terbawah dalam cakupan tersebut kini telah berada di urutan ketiga di Sumatera Barat.