-->

Feature

Iklan

Pemkab Padang Pariaman dorong rekrutmen dokter profesional RSUD Muslim Kasim

Senin, 21 September 2026, 7:24 PM WIB Last Updated 2026-09-21T12:26:40Z

PADANG PARIAMAN (Pumpunan) — Pemerintah Kabupaten Padang Pariaman, Sumatera Barat, mendorong penguatan sumber daya manusia melalui rekrutmen dokter profesional di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Muslim Kasim seiring perubahan nama RSUD Parit Malintang menjadi RSUD Muslim Kasim.

Bupati Padang Pariaman John Kenedy Azis saat peresmian nama baru RSUD Muslim Kasim di Parit Malintang, Senin (21/9), mengatakan pemerintah daerah bersama Dinas Kesehatan dan pihak rumah sakit akan berupaya mendatangkan dokter sesuai kebutuhan pelayanan.

“Kami bersama Kepala Dinas Kesehatan dan Direktur rumah sakit akan berupaya merekrut dokter-dokter profesional di sini, sehingga rumah sakit ini bisa sejajar dengan rumah sakit-rumah sakit lainnya di Provinsi Sumatera Barat,” katanya.

Menurut dia, penguatan sumber daya manusia tersebut harus berjalan seiring dengan peningkatan sarana dan prasarana serta tata kelola rumah sakit.

Ia meminta seluruh tenaga kesehatan, tenaga penunjang dan civitas RSUD Muslim Kasim menjadikan perubahan nama rumah sakit tersebut sebagai momentum untuk meningkatkan kompetensi, melakukan inovasi dan memperkuat tata kelola pelayanan.

“Kepercayaan masyarakat adalah aset terbesar rumah sakit. Karena itu, mari kita jaga bersama kepercayaan tersebut dengan pelayanan yang ramah, santun dan sungguh-sungguh,” ujarnya.

John Kenedy Azis mengatakan perubahan nama RSUD Parit Malintang menjadi RSUD Muslim Kasim bukan sekadar pergantian identitas, tetapi bentuk penghormatan terhadap jasa dan pengabdian almarhum Muslim Kasim dalam pembangunan Kabupaten Padang Pariaman, khususnya bidang pelayanan kesehatan masyarakat.

Ia berharap nama Muslim Kasim yang kini melekat pada rumah sakit tersebut dapat menjadi sumber semangat bagi seluruh jajaran untuk menghadirkan pelayanan yang profesional, humanis, cepat, aman dan berorientasi pada keselamatan pasien.

“Pemberian nama RSUD Muslim Kasim bukan sekadar pergantian identitas, tetapi merupakan bentuk penghormatan dan penghargaan atas jasa, pemikiran serta pengabdian beliau kepada daerah yang kita cintai ini,” katanya.

Selain penguatan sumber daya manusia, Bupati juga menegaskan komitmen pemerintah daerah dalam memberikan akses pelayanan kesehatan bagi masyarakat, termasuk masyarakat kurang mampu.

Ia menyebut hingga saat ini tidak ada rumah sakit maupun Puskesmas di Kabupaten Padang Pariaman yang menolak masyarakat mendapatkan pelayanan kesehatan hanya karena kepesertaan BPJS tidak aktif atau keterbatasan kemampuan membayar.

“Alhamdulillah, tidak ada satu pun rumah sakit ataupun Puskesmas di Kabupaten Padang Pariaman yang menolak masyarakat untuk berobat karena BPJS-nya tidak aktif atau karena tidak mampu membayar,” ungkapnya.

Terkait Universal Health Coverage (UHC), John Kenedy mengatakan pemerintah daerah masih melakukan berbagai upaya untuk meningkatkan cakupan kepesertaan masyarakat.

Menurut dia, keterbatasan kemampuan APBD membuat pemerintah daerah mengembangkan pola kolaborasi dengan melibatkan masyarakat Padang Pariaman yang berada di ranah maupun rantau untuk membantu masyarakat memperoleh akses pelayanan kesehatan.

“Alhamdulillah, dalam satu tahun terakhir perkembangannya cukup baik. Kita memang belum bisa seperti kabupaten/kota lainnya memberikan kontribusi melalui APBD terhadap UHC, tetapi kita melibatkan masyarakat, baik yang di ranah maupun di rantau, untuk membantu masyarakat di Kabupaten Padang Pariaman,” jelasnya.

Ia mengatakan upaya tersebut menunjukkan perkembangan positif karena Padang Pariaman yang sebelumnya berada di posisi terbawah dalam cakupan tersebut kini telah berada di urutan ketiga di Sumatera Barat.

Sementara itu, Direktur RSUD Muslim Kasim dr. Efriyeni mengatakan rumah sakit tersebut mulai aktif memberikan pelayanan pada 23 Mei 2009 dan terus mengalami berbagai tahapan pengembangan pelayanan kesehatan.

Ia mengatakan perubahan nama menjadi RSUD Muslim Kasim bukan hanya pergantian identitas, tetapi juga bentuk penghormatan terhadap jasa dan pengabdian almarhum Muslim Kasim yang pernah memimpin Kabupaten Padang Pariaman serta memiliki bagian penting dalam sejarah berdiri dan berkembangnya rumah sakit tersebut.

Dengan nama baru, RSUD Muslim Kasim berkomitmen membangun semangat baru melalui visi “Terwujudnya RSUD Muslim Kasim dengan Pelayanan Prima”.

Visi tersebut diwujudkan melalui peningkatan kompetensi tenaga kesehatan, perlindungan kesehatan masyarakat serta penyelenggaraan pelayanan yang efektif, efisien dan berkeadilan.

“Nama berubah, tetapi semangat pengabdian harus semakin kuat. Pelayanan harus semakin prima dan amanah kepada masyarakat harus semakin besar,” ujarnya.

Peresmian nama RSUD Muslim Kasim dilakukan Bupati Padang Pariaman John Kenedy Azis bersama Wakil Bupati Rahmat Hidayat di kompleks rumah sakit tersebut, Senin (21/9).

Kegiatan itu turut dihadiri Bupati dan Wakil Bupati Padang Pariaman periode 2021–2024 Suhatri Bur dan Rahmang, pimpinan dan anggota DPRD Padang Pariaman, keluarga besar almarhum Muslim Kasim, Ketua LKAAM, unsur Forkopimda, tokoh masyarakat, para camat, wali nagari, jajaran Pemerintah Kabupaten Padang Pariaman serta civitas RSUD Muslim Kasim.
Komentar

Tampilkan

  • Pemkab Padang Pariaman dorong rekrutmen dokter profesional RSUD Muslim Kasim
  • 0

Iklan