Padang Pariaman (Pumpunan) - Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen), Abdul Mu'ti, meresmikan penggunaan Ruang Kelas Darurat (RKD) bagi sekolah-sekolah yang terdampak bencana di wilayah Sumatera Barat guna memastikan proses belajar mengajar tetap berjalan optimal.
Peresmian RKD se-Sumatera Barat tersebut dipusatkan di SDN 05 Batang Anai, Kabupaten Padang Pariaman, Jumat (17/4), yang juga mencakup fasilitas untuk empat sekolah PKPLK dan tiga sekolah Puslabdik di wilayah tersebut.
"Alhamdulillah kelasnya bagus. Untuk sementara waktu, adik-adik belajar di sini dulu ya. Nanti sekolahnya akan kita bangun kembali, dibantu oleh pemerintah daerah dan kementerian," ujar Abdul Mu'ti saat memberikan motivasi kepada para siswa di SDN 05 Batang Anai.
Menteri yang didampingi Wakil Bupati Padang Pariaman, Rahmat Hidayat, berpesan kepada seluruh warga sekolah agar tetap menjaga semangat belajar meski dalam kondisi darurat, serta senantiasa memelihara kebersihan dan keamanan lingkungan sekolah.
Kunjungan kerja Mendikdasmen di Sumatera Barat ini merupakan rangkaian agenda intensif sejak pagi hari, yang diawali dengan peresmian Unit Sekolah Baru (USB) di Kabupaten Lima Puluh Kota, serta peninjauan revitalisasi 33 sekolah yang tersebar di Lima Puluh Kota, Kota Payakumbuh, dan Kota Bukittinggi.
Wakil Bupati Padang Pariaman, Rahmat Hidayat, menyampaikan apresiasi mendalam atas perhatian pemerintah pusat terhadap percepatan pemulihan infrastruktur pendidikan di daerahnya.
Ia berharap kehadiran negara melalui RKD ini menjadi awal dari pemulihan permanen sekolah-sekolah yang rusak.
“Semoga Padang Pariaman selalu dijauhkan dari bencana. Kami juga berharap proposal relokasi dan revitalisasi sekolah yang telah diajukan dapat segera terealisasi,” kata Rahmat Hidayat.
Rahmat menambahkan bahwa pelaksanaan revitalisasi dengan sistem swakelola diharapkan dapat berjalan maksimal agar kegiatan belajar mengajar kembali normal secara utuh, sehingga manfaatnya segera dirasakan langsung oleh siswa dan masyarakat luas.
Dalam kesempatan tersebut, Mendikdasmen juga menyerahkan bantuan peningkatan mutu pendidikan senilai Rp25 juta, serta paket bantuan tas dan perlengkapan sekolah bagi para siswa. Suasana peresmian berlangsung hangat, terutama saat para siswa menyambut rombongan dengan lagu “Rukun Sama Teman”.