Pariaman (Pumpunan) - Pemerintah Kota Pariaman, Sumatera Barat menyalurkan bantuan sosial kepada warga yang terdampak musibah kebakaran dan pohon tumbang sebagai upaya meringankan beban ekonomi sekaligus membantu keberlangsungan pendidikan anak-anak korban bencana.
Wali Kota Pariaman Yota Balad menyerahkan bantuan tersebut kepada lima kepala keluarga korban kebakaran serta seorang warga yang tempat usahanya rusak akibat tertimpa pohon tumbang di ruang kerja wali kota, Senin.
Yota mengatakan bantuan bagi korban kebakaran diprioritaskan kepada keluarga yang memiliki anak masih bersekolah agar proses pendidikan mereka tidak terganggu akibat musibah yang dialami.
"Kami hadir untuk meringankan beban bapak dan ibu sekalian. Semoga bantuan ini dapat membantu memenuhi kebutuhan mendesak, terutama untuk keberlangsungan pendidikan anak-anak dan perbaikan tempat usaha warga," katanya.
Ia menjelaskan masing-masing keluarga korban kebakaran menerima bantuan sebesar Rp6 juta. Bantuan tersebut diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan dasar keluarga pascakejadian sekaligus mendukung kebutuhan pendidikan anak-anak mereka.
Selain itu, pemerintah daerah juga menyerahkan santunan sebesar Rp2 juta kepada seorang warga di Desa Rambai yang kedainya mengalami kerusakan akibat tertimpa pohon tumbang saat kegiatan pembersihan pohon di tepi jalan.
Menurut dia, bantuan sosial tersebut merupakan bentuk kehadiran pemerintah dalam memberikan perlindungan dan dukungan kepada masyarakat yang menghadapi situasi darurat akibat bencana maupun musibah lainnya.
Yota berharap bantuan yang diberikan dapat menjadi penyemangat bagi para korban untuk segera bangkit dan melanjutkan aktivitas sehari-hari.
Ia menegaskan pemerintah daerah berkomitmen terus memantau kondisi warga terdampak musibah dan memberikan dukungan sesuai kebutuhan, terutama bagi masyarakat yang memerlukan bantuan dalam masa pemulihan.
"Bantuan ini diharapkan dapat meringankan beban masyarakat dan membantu mereka kembali menjalani kehidupan secara normal," ujarnya.
